LIVERPOOL - Dua klub sekota, Everton dan Liverpool FC, harus rela berbagi stadion. Kedua tim diminta berbagi tempat demi memuluskan ambisi Inggris khususnya Manchester, menggelar Piala Dunia 2018.
Saat ini baik Liverpool maupun Everton tengah mempersiapkan diri membangun stadion anyar. Tapi, rencana kedua klub tersebut membangun stadion kebanggaan baru, bisa berantakan.
Apabila kedua klub bersikeras membangun markas masing-masing, maka kota Liverpool akan kesulitan mengambil jatah menggelar pertandingan Piala Dunia. Masalahnya, baik Anfield maupun Goodison Park dinilai FIFA belum layak menggelar laga sekelas Piala Dunia.
Pemerintah lokal tidak ingin hal tersebut menimpa kota pelabuhan tersebut.
"Kami harus berbuat sesuatu, bila serius ingin menjadi salah satu kota yang mau menyelenggarakan Piala Dunia 2018," ujar kepala komite Liverpool untuk Piala Dunia 2018, Warren Bradley.
"Saya tidak ingin semuanya bermigrasi ke Manchester di mana terdapat dua stadion megah di sana," lanjutnya kepada The Observer, Senin (8/6/2009).
"Kami menyadari kriteria FIFA, yaitu kedua klub harus memiliki kapasitas tempat duduk untuk 40.000 orang di luar VIP. Saya tidak percaya kedua klub berada dalam posisi memuaskan kriteria yang diinginkan (FIFA), jadi kita harus gerak cepat," sambungnya.
(Tb Al Amin Nurdi)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.