ROMA - Sukses Barcelona mencatat sejarah meraih treble winners pada musim ini memang tak lepas dari sosok pelatihnya Pep Guardiola. Pelatih muda yang baru kali pertama dipercaya menangani klub senior itu berhasil memberikan sentuhan emasnya dan mengantar Barca meraih berbagai sukses.
Ya, sebelum ditunjuk melatih Barca menggantikan Frank Rijkaard pada awal musim lalu, Guardiola memang belum sekalipun membesut tim senior. Jabatannya saat itu hanyalah sebagai pelatih tim junior Barca (Barcelona B).
Meski mengawali musim perdananya di Barca dengan meraih dua kali hasil imbang di pentas La Liga, namun, perlahan tapi pasti Guardiola mampu meredam kririk yang sempat menderanya. Barca diantarnya terus meraih kemenangan hingga akhirnya mampu memimpin klasemen dan tampil sebagai kampiun La Liga serta menjuarai Copa Del Rey setelah menundukkan Atheltic Bilbao 4-1.
Di level Eropa, pelatih 38 tahun itu juga sukses mencatatkan dua rekor sekaligus. Pertama, Guardiola berhasil tampil sebagai orang keempat yang mampu mengangkat trofi Liga Champions baik sebagai pemain maupun pelatih di klub yang sama. Guardiola meraih trofi Champions perdananya sebagai pemain pada musim 1992 dan sebagai pelatih pada 2009.
Sebelumnya, Miguel Munoz juga sukses mencatatkan dirinya dalam rekor di atas. Munoz berhasil meraih trofi Liga Champions sebagai pemain pada 1956 & 1957 dan sebagai pelatih pada 1960 & 1966. Carlo Ancelotti sukses mengenggam trofi Champions sebagai pemain AC Milan, pada 1989 & 1990, dan pelatih di musim 2003 dan 2007.
Yang terakhir pelatih Barca sebelumnya Rijkaard, dia berhasil meraih gelar sebagai pemain bersama Milan pada 1989,1990 dan Ajax Amsterdam pada 1995. Sedangkan sebagai pelatih pada 2006 bersama skuad Camp Nou.
Rekor kedua, Guardiola tampil sebagai pelatih termuda ketiga yang sukses mengantar tim asuhannya menjuarai Liga Champons. Saat ini, Guardiola baru menginjak usia 38 tahun 130 hari, atau yang termuda dalam kurun waktu 49 tahun terakhir. Tempat kedua diduduki Miguel Munoz yang sukses mengantar El Real tampil sebagai kampiun Eropa di musim 1960 pada usia 38 tahun 121 hari.
Rekor pelatih termuda yang berhasil di kancah Eropa masih dipegang pelatih legendaris Madrid, Jose Villalonga. Villalonga berhasil mengantar Los Blancos juara Liga Champions musim 1956, saat usianya baru menginjak 36 tahun 185 hari.
(Muchamad Syuhada)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.