JAKARTA - Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan agresif Persija Jakarta. Juru taktik asal Brasil itu menyadari Macan Kemayoran merupakan ancaman serius yang sangat berbahaya, baik saat menguasai bola maupun ketika melakukan pergerakan tanpa bola.
Arema FC akan bersua dengan Persija Jakarta pada pekan keenam Super League 2026-2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu 21 Oktober 2026.
Bagi Santos, laga tersebut akan menjadi momentum kebangkitan Arema FC usai kalah dari Garudayaksa (1-3) pada pekan sebelumnya. Persija pun mengincar kemenangan setelah ditekuk Persik Kediri (2-3) pada pekan yang sama.
Namun demikian, Marcos Santos menyadari timnya tidak unggul di atas kertas. Persija Jakarta saat ini memuncaki klasemen dengan koleksi 12 poin dari lima pertandingan.
Macan Kemayoran asuhan Shin Tae-yong juga terkenal berbahaya saat serangan balik dan pergerakan tanpa bola. Untuk mengantisipasi hal itu, Santos memiliki resep khusus.
"Kami menyadari betul bahwa Persija memiliki skema transisi yang sangat apik. Mereka juga memiliki tekanan balik yang sangat agresif sesaat setelah kehilangan bola (counter-press), serta diisi oleh komposisi skuad yang matang dan terorganisasi dengan baik," kata Santos dalam konferensi pers pra-pertandingan, Selasa (20/10/2026).
"Namun, kami telah mempersiapkan diri dengan baik. Arema memiliki model dan rencana permainan sendiri. Jika para pemain mampu mengeksekusi apa yang telah kami latih, saya yakin kami punya peluang besar untuk bersaing dan memberikan perlawanan maksimal di laga ini," tambahnya.