Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akhirnya Terkuak, Ini Penyebab Erik ten Hag Ribut dengan Cristiano Ronaldo saat di Manchester United

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |19:31 WIB
Akhirnya Terkuak, Ini Penyebab Erik ten Hag Ribut dengan Cristiano Ronaldo saat di Manchester United
Momen Erik Ten Hag bersama Cristiano Ronaldo di Manchester United. (Foto: SkySports)
A
A
A

MASA kepemimpinan Erik ten Hag di Manchester United yang berlangsung sejak April 2022 hingga dipecat pada Oktober 2024 meninggalkan banyak cerita. Dari sederet dinamika yang terjadi di Old Trafford, perselisihannya dengan megabintang Cristiano Ronaldo menjadi salah satu topik paling menyita perhatian publik.

Ronaldo, yang saat itu menjalani periode keduanya di Old Trafford, mendapati hubungannya dengan sang pelatih merenggang secara dramatis. Puncaknya terjadi ketika ia menolak masuk sebagai pemain pengganti saat melawan Tottenham Hotspur pada Oktober 2022, hingga berujung pada sanksi dicoret dari skuad saat menghadapi Chelsea.

Perselisihan tersebut berlanjut ketika Ronaldo melakukan wawancara kontroversial bersama Piers Morgan dan mengaku merasa dikhianati serta tidak menghormati Ten Hag. Ketegangan berulang terkait tuntutan taktik pressing, menit bermain, dan otoritas tim akhirnya menyulut perpisahan Ronaldo yang memilih hengkang ke Al-Nassr pada akhir 2022.

1. Kedisiplinan Latihan

Setelah lama terdiam, Ten Hag pun akhirnya buka suara. Ten Hag mengungkapkan CR7 kerap mengundurkan diri dari sesi latihan, gagal mencapai denyut jantung yang disyaratkan saat berlatih, serta tidak menyelesaikan porsi latihan lari yang diinstruksikan usai kekalahan 0-4 dari Brentford pada Agustus 2022.

Gaya Ronaldo Tirukan Erik ten Hag
Gaya Ronaldo Tirukan Erik ten Hag

"Saya mengonfrontasinya mengenai hal ini. Sering kali saya katakan, 'Ronnie, semua orang ingin bekerja untuk membawamu ke posisi yang tepat, tetapi jika kamu sendiri tidak bisa berada di dalam kotak penalti, kamu tidak bisa mencetak gol',” kata Ten Hag, dikutip dari Sportbible, Selasa (20/10/2026).

Ten Hag menegaskan bahwa anggapan publik mengenai dirinya menuntut Ronaldo melakukan pressing tinggi hingga kelelahan adalah persepsi yang keliru.

"Dialah yang tidak mampu melakukannya. Dia tidak berlari, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola. Alasannya adalah karena dia tidak mempersiapkan dirinya dengan baik," jelas eks pelatih Ajax tersebut.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement