ABSENNYA bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, terbukti memberikan dampak buruk yang sangat signifikan bagi ketangguhan lini belakang Sassuolo. Media asal Italia, SassuoloNews, menyoroti penurunan performa lini pertahanan klub berjuluk Neroverdi tersebut sejak ditinggal sang bek utama akibat cedera.
Idzes dinilai sebagai sosok pemimpin sejati di lini belakang yang memiliki keunggulan dalam membaca arah permainan. Tanpa kehadiran bek berusia 26 tahun tersebut, benteng pertahanan Sassuolo kehilangan stabilitas dan keteraturan dalam menggalang lini pertahanan.
Dampak kerapuhan tersebut terlihat jelas dari catatan hasil buruk yang diraih tim asuhan Alberto Aquilani. Dalam tiga pertandingan berturut-turut sejak Idzes mengalami cedera, Sassuolo sama sekali gagal memetik kemenangan.
Rangkaian hasil negatif tersebut diawali saat Sassuolo takluk 1-2 dari Monza, disusul hasil imbang 1-1 kontra AC Milan, dan teranyar dikandaskan Frosinone dengan skor mencolok 2-4. Lini belakang mereka tampak sangat rentan dan dengan mudah ditembus oleh lawan.
Kekalahan 2-4 dari Frosinone menjadi puncak kerapuhan lini belakang Sassuolo tanpa kehadiran duet bek utamanya. Pasangan bek tengah pengganti, Duje Caleta-Car dan Cas Odenthal, tampil sangat buruk dan melakukan deretan kesalahan fatal sepanjang laga.
Odenthal terlibat dalam proses gol kedua Frosinone akibat miskomunikasi dengan kiper Arijanet Muric yang dimanfaatkan oleh Antonio Raimondo. Sementara itu, Caleta-Car melakukan blunder berat lewat sundulan backpass yang terlalu lemah sehingga membuat Muric kembali dalam posisi sulit.
Secara keseluruhan, koordinasi antara kiper dan duet bek tengah pengganti tersebut tampak sama sekali belum tersinkronisasi. Mereka terlihat kesulitan dalam mengatur jarak, membaca pergerakan musuh, serta mengantisipasi bola-bola liar di area penalti.
Situasi lini belakang Sassuolo kian memprihatinkan setelah bek muda asal Belgia, Fedde Leysen, juga dipastikan harus absen dalam jangka waktu yang sangat lama. Leysen mengalami cedera parah berupa kerusakan ligamen lutut (ACL) yang berpotensi mengakhiri musimnya lebih awal.
Kondisi krisis ini membuat kehadiran Jay Idzes di skuad Neroverdi kini dinantikan layaknya amunisi baru. Kepemimpinan dan ketenangan Idzes sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kedisiplinan serta ketangguhan benteng pertahanan tim.
Pemain bertahan Timnas Indonesia itu diperkirakan baru bisa kembali merumput dalam beberapa pekan mendatang. Sementara itu, Sassuolo dituntut segera membenahi lini belakang mereka sebelum menghadapi laga krusial pekan kedelapan Liga Italia 2026-2027 melawan Como pada 24 Oktober 2026 mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.