“Saya pikir hal pertama, steel sharpens steel. Jadi, pas kita masuk ke turnamen dengan tim-tim berkelas tinggi, kita bakal merespons dan berkembang,” papar pria kelahiran Consett itu.
“Menurut saya itu hal yang bikin penasaran buat para pemain. Di dalam tim ini sebenarnya sudah ada banyak kualitas yang bakal merespons dan berkembang dengan baik di lingkungan seperti itu,” tutur Herdman.
Selain itu, Herdman menyebut seluruh elemen permainan masih bisa dipoles. Fokus perbaikan tidak hanya terbatas pada taktik saat laga berjalan, tetapi juga detail-detail krusial seperti skema bola mati yang sering kali menjadi pembeda di level internasional.
"Saya rasa semua area masih terbuka buat ditingkatkan. Itu bagian dari filosofi kami, perbaikan berkelanjutan di setiap momen permainan mulai dari transisi, bertahan, menyerang, organisasi serangan, sampai eksekusi set piece. Semuanya harus ditingkatkan agar mencapai level berikutnya," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.