JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, punya cara untuk meningkatkan level timnya hingga mendunia. Dengan begitu, perlahan-lahan mereka bisa terus menapaki jenjang tertinggi.
Herdman menegaskan filosofi yang diusungnya bersama Timnas Indonesia adalah perbaikan berkelanjutan di segala lini. Evaluasi menyeluruh terus dilakukan, mulai dari transisi permainan, pola bertahan, variasi serangan, hingga kerapian organisasi tim.
"Saya pikir hal pertama, steel sharpens steel. Jadi, ketika masuk ke turnamen dengan tim-tim berkelas tinggi, kami bakal merespons dan berkembang," kata Herdman saat diwawancarai secara langsung Okezone di Jakarta, dikutip Jumat (9/10/2026).
Menurut pria asal Inggris itu, atmosfer kompetisi yang kompetitif dalam menghadapi tim berkualitas tinggi justru bakal memicu potensi asli para pemain. Ia optimistis Skuad Garuda memiliki kapasitas untuk beradaptasi dan berkembang pesat jika terbiasa menghadapi lawan-lawan tangguh.
"Menurut saya itu hal yang bikin penasaran buat para pemain. Di dalam tim ini sebenarnya sudah ada banyak kualitas yang bakal merespons dan berkembang dengan baik di lingkungan seperti itu," ujar Herdman.
Lebih lanjut, mantan pelatih Timnas Kanada itu menyebut seluruh elemen permainan masih bisa dipoles. Fokus perbaikan tidak hanya terbatas pada taktik saat laga berjalan, tetapi juga detail-detail krusial seperti skema bola mati yang sering kali menjadi pembeda di level internasional.
"Dan saya rasa semua area masih terbuka buat ditingkatkan. Itu bagian dari filosofi kami, perbaikan berkelanjutan di setiap momen permainan mulai dari transisi, bertahan, menyerang, organisasi serangan, sampai eksekusi set piece. Semuanya harus ditingkatkan agar mencapai level berikutnya," tegas Herdman.
Meski begitu, Herdman mengaku belum melihat performa maksimal dari kekuatan anak asuhnya. Kendala cedera serta belum lengkapnya komposisi pemain dalam beberapa sesi pemusatan latihan membuat potensi penuh Merah Putih sejauh ini belum sepenuhnya tereksplorasi.
Pria berusia 51 tahun itu berharap seluruh pilar utama dapat tampil dalam kondisi bugar. Dengan begitu, mereka dapat berlaga di Piala Asia 2027 pada Januari-Februari mendatang.
"Tapi jujur, saya belum sempat bekerja dengan skuad terbaik Indonesia secara utuh. Masih ada pemain yang belum pernah ikut pemusatan latihan bareng selama masa kepelatihan saya,” papar Herdman.
“Ada juga pemain yang baru pulih dari cedera yang saya sudah enggak sabar buat latih. Jadi, saya rasa saya belum melihat potensi terbaik dari tim Indonesia ini, dan semoga semuanya siap serta fit saat AFC nanti," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.