PROFIL Egy Maulana Vikri menarik untuk diulas. Pemain Timnas Indonesia itu tampil cukup oke di FIFA ASEAN Cup 2026.
Egy Maulana Vikri merupakan salah satu pemain muda berbakat yang menjadi aset berharga sepakbola Tanah Air. Ia mampu menunjukkan kemampuannya di kancah internasional dengan memperkuat sejumlah klub Eropa, seperti Lechia Gdańsk (Polandia) dan FK Senica (Slovakia), di usia yang relatif belia.

Di balik perjalanan kariernya, Egy punya sisi kehidupan yang menarik untuk disimak. Belum banyak yang tahu bahwa winger Dewa United ini berasal dari Medan, Sumatera Utara.
Kemampuannya di atas lapangan membuat Egy memiliki banyak penggemar yang setia mengikuti perkembangan karier maupun kehidupannya. Seperti apa sebenarnya perjalanan hidup Egy Maulana Vikri?
Egy Maulana Vikri lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 7 Juli 2000. Ia merupakan putra dari pasangan Syarifuddin dan Aspiyah Asnawi.
Meski berstatus WNI, winger ini ternyata memiliki darah keturunan Belanda dari kakek pihak ayah. Soal kehidupan asmara, Egy menikahi Adiba Khanza, putri sulung almarhum Ustadz Jeffry Al Buchori dan Umi Pipik pada Desember 2023.
Egy lahir dari keluarga yang lekat dengan sepakbola. Sang ayah berprofesi sebagai pelatih di SSB Tasbi, sekolah sepakbola di Medan yang menjadi tempat Egy pertama kali menekuni olahraga ini.
Bersama SSB Tasbi, Egy tampil di turnamen junior U-12 tingkat nasional pada 2012. Ia sukses membawa timnya menjadi juara sekaligus keluar sebagai top skor, sehingga mencuri perhatian pencari bakat nasional.
Usai lulus sekolah dasar, Egy melanjutkan pendidikan ke Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan di Jakarta Selatan. Sekolah menengah negeri tersebut diperuntukkan bagi atlet berbakat.
Pada 2016, Egy bersama tim muda Indonesia sukses merebut gelar juara Piala Gothia di Swedia. Ia pun dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Gothia 2016 setelah menyumbang 28 gol sepanjang turnamen.
Bakatnya kian disorot media internasional ketika memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Turnamen Maurice Revello (dikenal juga sebagai Turnamen Toulon) pada 29 Mei hingga 10 Juni 2017. Performa gemilang itu berlanjut pada September 2017, saat menjadi top skor Piala AFF U-19 2017 dengan 8 gol.