JAKARTA – Pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Timnas Indonesia dan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB. Menatap laga krusial ini, Skuad Garuda melaju sebagai juara Grup A dengan koleksi tujuh poin, sementara Thailand datang dengan status juara Grup B usai mengantongi enam poin.
Sebelum bentrok melawan Thailand nanti, telatih Timnas Indonesia, John Herdman, pun menegaskan laga final bukanlah ajang untuk memamerkan pola permainan yang indah sepanjang pertandingan. Bagi juru taktik asal Inggris tersebut, prioritas utama dalam sebuah partai puncak adalah mencetak gol demi mengamankan kemenangan dan merengkuh gelar juara.
Herdman mengingatkan para pemainnya agar mampu memanfaatkan setiap peluang sekecil apa pun yang tercipta di lapangan. Menurutnya, kunci keberhasilan di laga final terletak pada kemampuan tim dalam memaksimalkan momen-momen penting serta menjaga fokus penuh di setiap detik pertandingan.
Menjelang duel akbar ini, Herdman secara terbuka mengakui Timnas Indonesia berada di bawah Thailand dalam hal pengalaman menghadapi tekanan laga final. Rekam jejak serta jam terbang internasional Skuad Gajah Perang membuat mereka jauh lebih terbiasa mengatasi situasi krusial dibandingkan Skuad Garuda yang didominasi oleh pemain muda.
Meski demikian, Herdman optimistis bahwa Indonesia memiliki keunggulan dari segi kebugaran fisik dan kualitas individu. Banyaknya pemain Indonesia yang berkarier di kompetisi level lebih tinggi menjadi modal berharga, asalkan Calvin Verdonk dan kolega mampu mengontrol beban emosional serta menjaga mentalitas tetap stabil.
"Secara kualitas, kami memiliki lebih banyak pemain yang bermain di liga dengan level lebih tinggi, sehingga kami memiliki keunggulan secara kualitas," kata Herdman, jelang laga Timnas Indonesia vs Thailand, Senin (5/10/2026).
Mengingat tingginya tensi pertandingan dan kualitas sang lawan yang sarat pengalaman, Timnas Indonesia diprediksi bakal tampil lebih berhati-hati. Skuad Garuda dipastikan tidak akan bermain terbuka seperti saat mereka pesta gol 9-2 menghadapi Bangladesh sebelumnya.
Pendekatan taktis yang lebih disiplin dan terukur ini diambil agar tim tidak mudah terbawa alur permainan cepat serta pengalaman yang dimiliki kubu Thailand.
Dengan pola permainan yang lebih pragmatis dan penuh perhitungan tersebut, Garuda diyakini mampu mengatasi perlawanan sengit Gajah Perang. Pertandingan penentuan juara ini pun diprediksi bakal berakhir dengan kemenangan tipis bagi Timnas Indonesia, seperti dengan skor 1-0 atau 2-1.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.