AMSTERDAM – Debut Jurgen Klopp sebagai pelatih Tim Nasional (Timnas) Jerman langsung diwarnai drama tensi tinggi. Bertandang ke Amsterdam untuk menghadapi rival bebuyutan Belanda pada Kamis 24 September 2026, laga tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
Jerman sempat memimpin lebih dulu lewat gol jarak dekat Felix Nmecha pada menit ke-32. Namun, Belanda berhasil menyelamatkan muka di kandang sendiri setelah mantan anak asuh Klopp di Liverpool, Cody Gakpo, mencetak gol penyeimbang pada masa injury time babak kedua.
Gol pembuka Jerman yang dicetak Nmecha langsung memicu protes keras dari kubu tuan rumah. Pasalnya, proses gol tersebut berawal dari insiden cedera yang menimpa penyerang Belanda, Brian Brobbey, di mana pemain Jerman memilih melanjutkan permainan alih-alih membuang bola ke luar lapangan.
Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya seusai pertandingan. Mantan rekan setimnya itu bahkan secara blak-blakan menyebut pengesahan gol tersebut sebagai sebuah tindakan yang memalukan.
Kritik serupa juga datang dari mantan gelandang Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, yang menilai tindakan skuad Jerman sebagai sikap yang tidak sportif. Menanggapi tudingan tersebut, Klopp tak tinggal diam dan langsung memberikan pembelaan terbuka.
"Itu tentu bukan sebuah aib. Gol tersebut sepenuhnya sah. Saya tidak memiliki hati nurani yang bersalah. Saya akan tetap merayakannya meskipun itu tidak sah, tetapi faktanya saya tidak merasa bersalah sama sekali," ujar Klopp, melansir dari Sportbible, Sabtu (26/9/2026).