Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiba-Tiba Batal Lawan Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026, India Berharap Tak Kena Sanksi FIFA

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 13 Agustus 2026 |17:15 WIB
Tiba-Tiba Batal Lawan Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026, India Berharap Tak Kena Sanksi FIFA
Timnas India mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: Instagram/indianfootball)
A
A
A

FEDERASI Sepak Bola India (AIFF) berpotensi terkena sanksi dari FIFA usai memutuskan mundur dari ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Indonesia. Namun, AIFF berharap FIFA bisa meringankan sanksi dan denda yang diprediksi hingga ratusan juta rupiah tersebut.

Sebelumnya, Timnas India telah masuk dalam daftar undangan resmi sebagai tim tamu dari luar kawasan Asia Tenggara untuk turnamen yang baru dibentuk, FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka bahkan sudah dijadwalkan masuk ke dalam grup tangguh bersama tuan rumah Timnas Indonesia, Malaysia, dan Singapura di divisi teratas turnamen tersebut.

Namun, rencana tersebut batal total setelah AIFF mengirimkan surat pemberitahuan kepada FIFA bahwa mereka terpaksa mundur. Langkah mendadak ini langsung memicu risiko sanksi disipliner yang tidak ringan dari badan tertinggi sepak bola dunia tersebut.

Berdasarkan aturan Pasal 5.2 turnamen yang dikutip dari The Times of India, Kamis (13/8/2026), setiap asosiasi anggota yang menarik diri menjelang bergulirnya kejuaraan terancam hukuman denda minimum sebesar 15.000 franc Swiss atau sekira Rp330 juta dari Komite Disiplin FIFA.

1. Alasan Pilih Uji Coba Lawan Brasil

Penyebab utama mundurnya India tak lain karena masalah benturan jadwal pertandingan yang sangat krusial. Tanggal laga final FIFA ASEAN Cup 2026 yang jatuh pada 3 Oktober bertepatan langsung dengan agenda uji coba terbesar Timnas India menjamu Brasil di Kolkata.

Timnas Thailand vs Timnas India
Timnas Thailand vs Timnas India

Awalnya, pihak AIFF sempat mempertimbangkan opsi membagi skuad menjadi dua tim untuk menyiasati jadwal yang bertabrakan. Sayangnya, regulasi ketat FIFA tidak mengizinkan tim peserta turnamen resmi untuk menurunkan skuad U-23 atau tim lapis kedua.

Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, menegaskan federasi akhirnya lebih memilih fokus menghadapi Brasil karena kesempatan tersebut sangat langka. Menurutnya, melawan tim sebesar Brasil memberikan nilai komersial, citra, dan pengalaman bertanding yang jauh lebih tinggi ketimbang menghadapi lawan regional yang sudah sering mereka temui.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement