Di sisi lain, kedatangan Timnas Brasil yang kini menduduki peringkat kelima dunia dijadwalkan bertanding melawan India (peringkat 138 dunia) di Stadion Salt Lake, Kolkata. Kerja sama melalui MoU dengan Konfederasi Sepak Bola Brasil dan agensi Best11 ini melibatkan nilai proyek fantastis sekitar Rp60 miliar yang diharapkan tertutup dari sponsor.
Kendati pihak federasi mengklaim tidak mengeluarkan anggaran langsung dan hanya menanggung dana talangan awal yang nantinya diganti pihak swasta, kekhawatiran finansial tetap mencuat. Bhutia menyoroti risiko besar tersebut mengingat kondisi finansial federasi saat ini masih mengalami defisit hingga sekira Rp14 miliar.
Kini, publik sepak bola India hanya bisa menanti kepastian resmi dari FIFA terkait status pengajuan skuad lapis kedua yang dikirimkan oleh AIFF. Di tengah ambisi besar mendatangkan juara dunia lima kali ke kandang sendiri, federasi harus memastikan langkah kontroversial ini tidak justru merugikan masa depan prestasi Garuda Biru.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.