Tidak ketinggalan, Kementerian Ketenagakerjaan turut mendukung lewat pembebasan biaya dokumen RPTKA bagi ofisial, kru, dan pemain asing, sedangkan Kementerian Komunikasi dan Digital memfokuskan penguatan jaringan internet serta akreditasi jurnalis internasional. Perlindungan hak cipta serta merek milik FIFA juga dipastikan aman di bawah payung hukum Kementerian Hukum.
Seluruh rangkaian dukungan terpadu ini diberikan bukan tanpa alasan, melainkan karena kepala negara memandang sektor olahraga memiliki nilai strategis yang jauh lebih luas bagi martabat bangsa di kancah internasional.
“Bapak Presiden mendukung penuh event ini. Bapak Presiden mengharapkan event-event besar seperti ini bisa terus terjadi juga di Indonesia, tidak hanya saat ini, tetapi juga di tahun-tahun ke depan,” terang Erick.
“Bapak Presiden percaya olahraga ini tidak hanya sebagai alat pemersatu bangsa, juga bagaimana menjadi alat kita menyiarkan kebaikan bangsa kita ke mancanegara,” tutup pria berusia 56 tahun itu.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.