MATI kutu melawan Timnas Indonesia, Nestory Irankunda kini menjadi man of the match Piala Dunia 2026. Kok bisa? Begini penjelasannya. Nestory Irankunda yang kini berusia 20 tahun, pernah melawan Timnas Indonesia.
Momen itu tercipta ketika Timnas Indonesia menjamu Australia di matchday ketiga Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Selasa, 10 September 2024.
Dalam laga tersebut, Nestory Irankunda bermain sebagai penyerang dalam pola 4-4-2 racikan Graham Arnold. Sepanjang pertandingan, Nestory Irankunda mendapat pressing dari sejumlah pemain belakang Timnas Indonesia, yakni Calvin Verdonk, Rizky Ridho hingga Jay Idzes.
Singkatnya di menit 59, Nestory Irankunda diganti Awer Mabil. Setelah laga melawan Timnas Indonesia, Nestory Irankunda sempat absen dalam enam laga beruntun yang dijalani skuad Soceroos -julukan Timnas Australia.
Setelah menunggu hampir setahun, Nestory Irankunda comeback membela Timnas Australia pada September 2025. Dari September 2025 hingga Mei 2026, penyerang Watford ini mencetak empat gol dari 10 penampilan bersama Timnas Australia.
Modal itu membuat Nestory Irankunda tampil penuh percaya diri saat turun membela Timnas Australia di Piala Dunia 2026. Kemarin, Timnas Australia menantang Turki di laga pertama Grup F Piala Dunia 2026.
Hasilnya luar biasa, yang mana Timnas Australia menang 2-0 atas Turki! Gol-gol Timnas Australia dicetak Nestory Irankunda pada menit 27 dan Connor Metcalfe (75’).
Di akhir pertandingan, panelis FIFA menunjuk Nestory Irankunda sebagai pemain terbaik atau man of the match laga Australia vs Turki di matchday pertama Grup D Piala Dunia 2026.
Kelar pertandingan, Nestory Irankunda memberikan apresiasi khusus kepada pesepakbola legenda Australia, Tim Cahill. Ia mempersembahkan gol yang dibuat untuk Tim Cahill, pesepakbola yang menjadi inspirasinya.
“Ini untuk Timmy Cahill, ia inspirasi terbesar saya di sepakbola Australia. Saya selalu mengaguminya dan ingin bertemu dengannya. kata Irankunda, Okezone mengutip dari laman resmi FIFA, Senin (15/9/2026).
“Saya harus melakukan selebrasi itu untuk negara ini, untuk mengingatkan mereka, dan menunjukkan kepada anak-anak muda bahwa siapa pun yang kalian kagumi, kalian bisa menjadi seperti mereka suatu hari nanti. Itu tujuan saya, menjadi seperti Timmy Cahill suatu hari nanti,” tutup Irankunda.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.