Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Media Vietnam Soroti Ketakutan Nova Arianto Jelang Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam di Piala AFF U-19 2026

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |02:01 WIB
Media Vietnam Soroti Ketakutan Nova Arianto Jelang Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam di Piala AFF U-19 2026
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
A
A
A

MEDIA asal Vietnam, PLO, mengulas secara mendalam mengenai persiapan Timnas Vietnam U-19 yang saat ini tengah digembleng melalui pemusatan latihan di Jepang untuk Piala AFF U-19 2026. Berada di Grup A bersama tuan rumah Timnas Indonesia U-19, Myanmar, dan Timor Leste, laga pamungkas fase grup antara Vietnam dan Timnas Indonesia U-19 diprediksi akan menjadi partai hidup-mati yang menentukan nasib kedua tim.

Menariknya, media Vietnam tersebut menyoroti rasa cemas yang sempat diutarakan oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, sesaat setelah hasil undian grup dirilis. Nova kabarnya dilanda kekhawatiran besar lantaran harus bersaing di grup yang sama dengan Vietnam.

Di mata pelatih asal Indonesia tersebut, kekuatan sepak bola usia muda Vietnam dinilai sangat tangguh dan menjadi ancaman terbesar bagi ambisi mereka.

“Di Grup A Piala AFF U-19 2027, tuan rumah Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam U-19, Myanmar, dan Timor Leste. Segera setelah pengundian, pelatih Indonesia, Nova Arianto, menyatakan kekhawatirannya berada di Grup A karena sepak bola usia muda Vietnam terlalu kuat (menurut pelatih muda Indonesia tersebut),” bunyi laporan dari media Vietnam, PLO, Kamis (21/5/2026).

1. Dibayangi Trauma Masa Lalu

Ketakutan kubu Timnas Indonesia U-19 bukan tanpa alasan. Nova Arianto tampaknya berkaca pada pengalaman pahit koleganya, yakni saat pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menukangi Timnas Indonesia U-17. Kala itu, Timnas Indonesia U-17 yang berada satu grup dengan Vietnam harus rela tersingkir lebih awal di babak penyisihan pada ajang Piala AFF U-17 2026, sementara skuad muda Vietnam justru melenggang mulus hingga keluar sebagai juara turnamen.

Nova Arianto. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
Nova Arianto. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)

Kini pada level U-19, tantangan yang dihadapi kedua negara jauh lebih berat karena regulasi turnamen yang sangat ketat. Dari tiga grup yang bersaing, hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke semifinal, sedangkan posisi runner-up hanya menyediakan satu tiket sisa yang harus diperebutkan lewat jalur peringkat dua terbaik dari seluruh grup.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement