TIM Nasional (Timnas) Indonesia mulai mematangkan peta jalan menuju Piala Asia 2027. Skuad Garuda dikabarkan tengah membidik dua kekuatan Asia Barat, Oman dan Kuwait, sebagai lawan tanding dalam agenda FIFA Matchday edisi Juni 2026.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi kompetitif untuk menguji ketangguhan tim menghadapi karakter permainan khas Timur Tengah. Melansir laporan dari akun The ASEAN Football, PSSI disebut telah menjalin komunikasi intensif dengan federasi sepak bola Oman dan Kuwait.
Pemilihan kedua negara tersebut dinilai strategis karena baik Oman maupun Kuwait dijadwalkan bakal menggelar pemusatan latihan di Thailand pada periode Juni mendatang, yang secara geografis memudahkan koordinasi logistik pertandingan.
Uji coba ini menjadi krusial mengingat perbedaan level di tangga FIFA. Oman saat ini bertengger di peringkat 79 dunia dan berada di Pot 2 pra-undian, sementara Kuwait berada di posisi 134.
Timnas Indonesia sendiri, yang berada di peringkat 122, membutuhkan lawan berkualitas untuk mendongkrak mentalitas bertanding sebelum turun di turnamen final tingkat benua pada awal tahun depan.
Meski rumor mengenai pertemuan dengan Oman dan Kuwait menguat, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, masih enggan memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas lawan. Erick menegaskan bahwa federasi tidak akan mengumumkan nama negara tersebut sebelum ada kesepakatan tertulis yang mengikat secara administratif.
"Saya tidak berani bicara siapa lawan tandingnya sebelum ada email atau surat black and white," ujar Erick Thohir saat ditemui di GBK Arena, Jakarta, pada Kamis 16 April 2026 lalu.
Erick menjelaskan sejauh ini sudah ada respons positif dari beberapa pihak, namun semuanya masih dalam tahap komunikasi awal.