“Mereka mewakili rakyatnya, mereka sudah lolos, dan para pemain ingin bermain," ujar Infantino.
Berdasarkan jadwal resmi, Timnas Iran akan tergabung di Grup G dan bertanding di Amerika Serikat melawan Mesir, Belgia, dan Selandia Baru. Skuad berjuluk Team Melli tersebut juga telah dijadwalkan untuk bermarkas di Tucson, Arizona, sebagai pusat persiapan logistik mereka selama turnamen.
Meskipun sempat ada dinamika boikot dan permintaan pemindahan laga ke Meksiko akibat konflik sejak Februari lalu, FIFA tetap pada pendiriannya. Kondisi di dalam negeri Iran yang mulai stabil setelah gencatan senjata turut memperkuat keyakinan FIFA untuk tetap menyertakan mereka.
Infantino kembali mengingatkan nilai netralitas dalam olahraga. Baginya, FIFA memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga sepak bola tetap menjadi instrumen pemersatu di tengah konflik politik global.
“Olahraga seharusnya berada di luar politik. Jika tidak ada pihak lain yang membangun jembatan, maka kami akan melakukannya,” katanya.
Perhelatan akbar Piala Dunia 2026 sendiri akan mencatatkan sejarah baru dengan format 48 tim. Turnamen kolaborasi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.