TANGERANG – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku sempat dikritik karena membawa pemain-pemain debutan di Piala AFF Futsal 2026. Namun, ia menilai muka-muka baru itu tampil bagus sepanjang turnamen.
Timnas Futsal Indonesia keluar sebagai runner up Piala AFF Futsal 2026. Skuad Garuda menelan kekalahan dari tim tuan rumah Timnas Futsal Thailand 1-2 pada laga final yang digelar Minggu 12 April 2026.
Walau demikian, posisi kedua merupakan pencapaian yang positif untuk Timnas Futsal Indonesia. Apalagi, Merah Putih berjuang di turnamen itu dengan sejumlah pemain debutan.
Sebut saja Imam Anshori, Piter Junior, Daniel Yeimo, Andarias Kareth, dan Muhammad Sanjaya. Dua nama terakhir bahkan berhasil masuk daftar topskor turnamen tersebut.
Souto mengaku senang dengan performa para pemain debutan. Terlebih, Timnas Futsal Indonesia kini memiliki banyak opsi untuk dipanggil masuk skuad utama.
"Ya, sebelumnya kita hanya tahu ada 18 pemain yang biasanya dipanggil timnas, sekarang kami punya hampir 30 pemain yang terbiasa bermain dengan tim nasional,” kata Souto kepada awak media, termasuk Okezone, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (13/4/2026).
“Sangat penting bagi kami untuk memiliki banyak pemain bagus di sekitar Timnas," sambung pelatih berpaspor Spanyol.
Opsi pemain yang berlimpah untuk Timnas Futsal Indonesia adalah hal yang positif. Souto menegaskan tak menutup peluang para pemain berbakat untuk bergabung dengan tim.
"Karena jika Anda hanya punya 16 pemain dan selalu 16 pemain yang sama, sepertinya tim nasional tertutup bagi pemain lain. Padahal tidak, tim nasional selalu terbuka,” kata Souto.
“Ada banyak talenta muda yang muncul di kompetisi ini, kali ini yang termuda ada Andarias Kareth dan Chris Daniel Yeimo, mereka masih sangat muda, 21 tahun. Kami selalu terbuka untuk memasukkan orang baru," tukas pria berusia 44 tahun itu.
Di sisi lain, Souto sejatinya sempat mendapat kritik keras karena memasukkan para pemain debutan di Piala AFF Futsal 2026. Namun akhirnya, ia senang karena kritik tersebut dijawab dengan status runner up turnamen.
"Saya sempat dikritik karena memanggil beberapa pemain ini, tapi mereka menunjukkan mereka bermain sangat bagus dan Indonesia punya lebih dari 14 pemain untuk bermain di turnamen internasional dengan level yang baik. Itu hal terpenting," tutup Souto.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.