“Pada akhirnya, kami saling mengecewakan. Itu menyakitkan. Peluang terakhir FC Groningen sangatlah berarti. Anda bisa melihat bagaimana setiap orang menarik diri ke dalam diri mereka sendiri,” tambah kiper berusia 27 tahun itu.

Paes mengkritik rekan setimnya yang kehilangan motivasi dalam laga tersebut. Ia menegaskan, kebenaran seperti ini harus disampaikan sebagai evaluasi tim untuk laga selanjutnya.
"Saya merindukan pemain yang rela berkorban demi satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kami bisa melihat dengan jelas apakah kami benar-benar sebuah tim atau tidak. Apakah kita saling mendukung,” tutur Maarten.
“Sepakbola adalah permainan yang penuh kesalahan, tetapi setidaknya kami harus menjadi sebuah tim. Semua orang bersikap baik di luar lapangan, tetapi terkadang kami harus mengatakan kebenaran satu sama lain di lapangan,” pungkasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.