“Kehadiran trofi Piala Dunia FIFA di Jakarta bukan sekadar kunjungan simbolik, melainkan bentuk pengakuan dunia terhadap Jakarta sebagai kota global yang memiliki posisi penting, khususnya di kawasan Asia Tenggara,” ujar Pramono.
"Mudah-mudahan acara ini betul-betul membuat publik Indonesia dan publik Jakarta, mereka merasa walaupun Indonesia belum pernah menjadi juara World Cup, minimal pernah melihat pada hari ini," pungkasnya.

Ada pun, acara tersebut hanya berlangsung satu hari yakni Kamis 22 Januari 2026. Dari Jakarta, tur trofi Piala Dunia berlanjut ke Thailand.
(Wikanto Arungbudoyo)