PATRICK Kluivert dijamin bahagia. Sebab, salah satu pemainnya di Tim Nasional (Timnas) Indonesia Pratama Arhan resmi memperpanjang kontrak dua tahun bersama sang klub, Bangkok United. Kontrak baru ini membuat Pratama Arhan terikat kontrak hingga 2027.
"Arhan jelas tahu apa yang dia inginkan, dan dia sangat berkomitmen dengan program kita. Saya pikir kami berada di klub yang terorganisasi dengan sangat baik dan dalam liga yang bagus untuk kariernya saat ini. Itulah sebabnya kami memutuskan untuk memperpanjang 2 tahun dan fokus hanya pada pekerjaan dan kemajuan" kata agen Pratama Arhan, Dusan Bogdanovic, Okezone mengutip dari @idnabroad.
Pratama Arhan awalnya dikontrak enam bulan bersama Bangkok United ketika gabung klub asal Thailand pada januari 2025. Di tahun pertama bersama Bangkok United, Pratama Arhan langsung menarik hati sang pelatih, Totchtawan Sripan.
Di paruh kedua musim 2024-2025 bersama Bangkok United, Pratama Arhan tampil 15 kali. Dari 15 laga itu, Pratama Arhan mengemas empat assist.
Berkat bantuan pemilik lemparan ke dalam mematikan itu, Bangkok United finis runner-up di Liga 1 Thailand 2024-2025 dengan 69 angka. Bangkok United hanya kalah satu angka dari Buriram United selaku tim juara.
Kemampuan Bangkok United memepet Buriram United jelas hal luar biasa. Sebab, Buriram United merupakan kekuatan utama sepakbola Thailand saat ini. Di Liga Champions Asia Elite 2024-2025 saja, mereka lolos ke perempatfinal sebelum ditumbangkan tim juara Al Ahli 3-0.
Semenjak ditangani Patrick Kluivert, Pratama Arhan memang selalu dipanggil ke dalam skuad. Namun, ketika Patrick Kluivert mengerucutkan menjadi 23 pemain, Pratama Arhan tak pernah masuk ke dalamnya.
Alhasil, dalam empat laga yang dijalani Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert, Pratama Arhan hanya duduk manis di bangku cadangan. Secara kualitas, Pratama Arhan sejatinya memiliki kualitas untuk sekadar masuk 23 pemain.
Ia tidak kalah jika dibandingkan Yance Sayuri, pemain Malut United yang dimainkan Patrick Kluivert sebagai starter saat Timnas Indonesia kalah 0-6 dari Jepang. Karena itu, kesempatan bermain di Thailand wajib dimanfaatkan Pratama Arhan untuk meningkatkan kualitas olah bolanya.
Setelah tiga tahun merana di Jepang dan Korea Selatan, sekarang waktunya Pratama Arhan bangkit di Thailand. Jika kualitasnya meningkat, Pratama Arhan akan menjadi pemain andalan Bangkok United maupun Timnas Indonesia.
(Ramdani Bur)