"Selamat untuk para pemain saya, mereka yang menunjukkan permainan di lapangan. Kami bersaing langsung dengan Argentina, memanfaatkan kemampuan kami," ujar Souto.
Indonesia bahkan sempat menekan hingga menit akhir dan nyaris menyamakan skor. Power play selama 5 menit 30 detik menciptakan 6-7 peluang emas, namun sayangnya tidak membuahkan hasil.
"Kami membawa pertandingan hingga detik terakhir dalam kondisi bisa meraih hasil imbang. Kami mengontrol situasi hingga 30 detik terakhir, meskipun pengalaman kami dalam skema ini masih kurang," kata pria asal Spanyol itu.

Souto juga menyoroti perkembangan Timnas Indonesia yang semakin kompetitif di level internasional. Walau begitu, ia mengakui masih perlu pembenahan secara terus-menerus.
"Kami nyaris menyamakan skor. Hasil akhirnya memang 4-2, tapi kami membuat Argentina bertahan hingga detik terakhir," tutup Souto.
Pemain Timnas Futsal Indonesia, Rio Pangestu, menilai timnya sudah mampu bersaing dengan Argentina setelah menunjukkan permainan yang solid dan menciptakan banyak peluang sepanjang laga. Hasil ini akan dijadikan pelajaran berharga.
"Kami bisa bersaing dengan Argentina karena kami punya banyak peluang. Kami bisa mengontrol permainan dan menciptakan banyak kesempatan," ujar Rio.
"Kami akan fokus mengurangi kesalahan dan berusaha lebih baik di pertandingan selanjutnya," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.