Di tim ini, menit bermainnya sedikit lebih besar dibanding di tim-tim sebelumnya. Akan tetapi, menit bermain itu belum cukup untuk pemain yang pernah mentah di Spanyol dan Belgia. Hingga saat Badak Lampung FC terdegradasi, dirinya hengkang ke PSS Sleman.
Dalam tiga laga awal, Arthur Irawan diberi kepercayaan penuh untuk membela PSS Sleman sebagai starter. Namun nasib baik kariernya yang mulai mendapat menit bermain cukup justru dihalangi oleh adanya pandemi Covid-19 yang membuat Liga 1 dihentikan.

Setelah Liga 1 kembali digelar di tengah pandemi yang mereda, Arthur masih mendapat beberapa kali kesempatan bermain. Namun di musim 2021-2022, ia akhirnya memilih hijrah ke Persik Kediri.
Di tim ini, ia baru benar-benar merasakan menjadi pemain sepakbola di mana total mencatatkan 40 penampilan dengan mencetak 1 gol. Namun di tengah kariernya yang membaik, Arthur secara mengejutkan memilih untuk gantung sepatu di usia yang masih 31 tahun.
Itulah kisah sedih pesepakbola Arthur Irawan sebelum gantung sepatu. Semoga informasi ini berguna untuk pembaca sekalian.
(Wikanto Arungbudoyo)