“Tadi disampaikan di grup, di timnas itu bicara menggunakan bahasa Korea, bahasa Belanda, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Itu tidak bagus,” lanjut mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia ini.

Coach Justin pun mencoba meyakinkan Shin Tae-yong. Ia mengatakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang mudah dipelajari.
“Gua tau bahasa Indonesia itu gampang. Karena kalau plural tinggal dua kali saja dan grammar-nya hampir enggak ada. Ini masalah niat saja. Lihat Frenkie de Jong (gelandang Barcelona), Spanyol itu bahasa yang susah. Gua pernah kursus bahasa Spanyol selama enam bulan dan itu susah, padahal gua bisa bahasa Inggris, Jerman dan Belanda,” kata pria 56 tahun ini.
Di awal-awal menjadi pelatih Timnas Indonesia pada Desember 2019, Shin Tae-yong sejatinya sudah dituntut Ketua Umum PSSI saat itu, Mochamad Iriawan. Sayangnya empat tahun berlalu, Shin Tae-yong belum kunjung menguasai bahasa Indonesia.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.