KISAH Rui Pinto, hacker sepakbola andal dari Portugal akan dibahas dalam artikel ini. Bagaimana tidak, pria kelahiran Portugal itu membuat geger karena berhasil melakukan 147 aksi kriminal digital terkait pembocoran data bersifat rahasia secara ilegal.
Tidak hanya itu, salah satu aksi kejahatan paling populer yang telah ia lakukan adalah membongkar kecurangan finansial klub bola Manchester City dan PSG. Tentu saja, aksi berani yang dilakukannya memicu rasa penasaran banyak publik dan pencinta sepakbola dunia.

Bagi Anda yang penasaran, simak ulasan satu ini. Berikut Okezone merangkum berbagai sumber, Jumat (15/9/2023), kisah Rui Pinto sang hacker sepakbola andal asal Portugal.
Kisah Rui Pinto
Pria dengan nama lengkap Rui Pedro Goncalves ini merupakan seorang warga bisa yang memiliki ketertarikan di bidang sepakbola dan juga komputer. Keseharian yang ia lakukan selama hidupnya adalah menjadi pendukung klub FC Porto serta bermain dengan komputer kesayangan.
Tentu saja, seiring berjalannya waktu, Rui Pinto berhasil menguasai dunia komputer secara autodidak tanpa mengikuti pendidikan apa pun. Lalu di saat dirinya sedang meniba ilmu kuliah di Budapest, Hungaria, pada 2013, Rui Pinto mulai meluncurkan aksinya.
Pada 2014, Rui Pintu dituduh mencuri uang 300 ribu euro dari Bank Caledonian yang berbasis di Cayman Island. Lalu, Rui Pintu membantah dugaan tersebut serta menyerang balik dengan sejumlah bukti bahwa bank tersebut telah melakukan tindakan pencucian uang. Tanpa diketahui penyebabnya, dia terbebas dari masalah tersebut karena terdapat informasi perjanjian rahasia.
Selanjutnya, tepat pada 2015, pria berusia 34 tahun itu diketahui memiliki sekaligus membuat sebuah situs web bernama FootballLeaks. Pada situs tersebut, Rui Pinto membeberkan informasi terkait biaya transfer dan kontrak para pemain top dunia.
Salah satu yang menarik perhatian adalah Gareth Bale dan Neymar Jr. Namun, di samping itu, terdapat informasi tuduhan yang dibuat terhadap Manchester City dan PSG terkait keuangan yang menyimpang.
Resmi Dipenjara 4 Tahun
Imbas dari aksi pembocoran data rahasia yang dilakukan oleh Rui Pinto, dia secara resmi dijatuhi hukuman kurungan penjara. Lamanya sanksi yang didapat adalah penjara selama 4 tahun.

“Rui Pinto, hacker asal Portugal yang membocorkan sejumlah besar dokumen yang menyebabkan Manchester City didakwa Premier League melakukan 115 pelanggaran dijatuhi hukuman percobaan penjara selama 4 tahun,” tulis akun Extra Time Indonesia.
Kasus tersebut menemui titik terang bahwa sebelumnya EPL menuduh Man City melakukan 115 pelanggaran selama 9 musim. Hal itu diketahui dari investigasi yang dilakukan selama 4 tahun dari 2018-2022.
Terkait data yang disebarkan oleh hacker andal asal Portugal tersebut, klub City diduga melakukan pelanggaran atas pendapatan sponsor, sumber pendapatan, dan remunerasi manajer-pemain. Itulah kisah Rui Pinto.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.