KISAH penipuan pemain Chievo Verona yang bertahun-tahun pakai nama palsu akan diulas pada artikel ini. Dunia sepakbola pernah digegerkan dengan kasus paspor palsu yang dilakukan oleh pria asal Brasil, Luciano Siqueira de Oliveira.
Luciano merupakan pria kelahiran 3 Desember 1975. Namun publik lebih mengenalnya dengan nama Eriberto Silva da Conceicao.

Kisah Luciano menjadi Eriberto dimulai saat dirinya meninggalkan Palmeiras dan terbang ke Italia untuk membela Bologna pada 1998. Ia menjalani debut di pertandingan Bologna vs AC Milan pada 12 September 1998.
Sayangnya, selama berseragam Bologna, Eriberto kerap melakukan tindakan indisipliner. yang mengakibatkan dirinya hanya bermain sebanyak 33 kali sepanjang musim 1998-1999 dan 1999-2000. Tidak hanya itu, Eriberto juga akhirnya dipinjamkan ke Chievo yang masih berada di Serie B pada musim 2000-2001.
Di Chievo, Eriberto bermain dengan sangat baik di sisi sayap. Bahkan, dirinya membantu Chievo hingga promosi ke Serie A di musim berikutnya.
Di Serie A, Eriberto kembali menunjukan penampilan yang luar biasa. Permainan khas Brasilnya berhasil membawa Chievo menembus papan atas Serie A. Bahkan, di akhir musim 2001-2002, Chievo finis di peringkat kelima klasemen.
Memasuki musim baru, Eriberto yang hendak dipermanenkan oleh Chievo justru bergabung bersama Lazio. Namun secara mendadak Federasi Sepakbola Italia (FIGC) membatalkan transfer tersebut karena dugaan identitas palsu dalam paspor Eriberto.
Setelahnya, Eriberto mengakui bahwa ia memalsukan identitasnya agar dirinya dapat bermain di Eropa. Akhirnya, Eriberto pun pulang ke negaranya, Brasil.
Tidak lama setelah itu, tepatnya pada 21 Agustus 2002, Eriberto pergi ke kantor polisi di Sao Paulo. Beberapa jam kemudian, dirinya keluar dengan membuang identitas palsunya sebagai Eriberto dan menggunakan identitas aslinya, yakni Luciano Siqueira de Oliveira.

Luciano alias Eriberto menjelaskan pada publik bahwa dirinya memalsukan identitasnya saat berusia 19 tahun. Kala itu, seorang agen menawarkan kesempatan trial di klub besar.
Namun syarat yang harus dia penuhi adalah mengubah usianya menjadi lebih muda untuk mempermudah prosesnya. Perubahan identitasnya berjalan dengan sangat mudah.
Sebab dirinya merupakan seorang yatim piatu yang tinggal di daerah kumuh. Luciano dengan mudah meyakinkan tetangganya yang berusia 16 tahun untuk meminjam akte lahirnya.
Rencana tersebut nyatanya berhasil. Luciano yang awalnya direkrut Palmeiras bisa terbang ke Italia.
Beruntung, akibat hal tersebut Luciano tidak mendapat tuntutan hukum dari FIFA dan FIGC. FIGC hanya memberikan larangan bermain pada Luciano selama 7 bulan yang kemudian setelah banding menjadi 4 bulan. Setelah itu, Luciano diperbolehkan bermain di Italia.
Luciano kembali bermain bersama Chievo pada Januari 2003 dan mengantarkan klubnya finis di peringkat 7 klasemen. Selama berseragam Chievo, Luciano sudah bermain 316 kali dengan torehan 18 gol dan 28 assist. Luciano pun memutuskan pensiun di Chievo pada 2013.
Demikianlah kisah penipuan pemain Chievo yang bertahun-tahun pakai nama palsu.
(Hakiki Tertiari )
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.