Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengulik Perbedaan Gaya Bermain Luis Milla dengan Simon McMenemy saat Menangani Timnas Indonesia

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Rabu, 01 Maret 2023 |14:15 WIB
Mengulik Perbedaan Gaya Bermain Luis Milla dengan Simon McMenemy saat Menangani Timnas Indonesia
Mengulik perbedaan gaya bermain Luis Milla dan Simon McMenemy di Timnas Indonesia (Foto: PSSI)
A
A
A

MENGULIK perbedaan gaya bermain Luis Milla dan Simon McMenemy saat menangani Timnas Indonesia akan diulas pada artikel ini. Ya, nama Luis Milla dan Simon McMenemy merupakan dua pelatih asing yang sempat menangani Timnas Indonesia sebelum era Shin Tae-yong.

Luis Milla lebih dulu menangani Timnas Indonesia pada kurun waktu satu setengah tahun dari 2017 hingga 2018. Bersama pelatih asal Spanyol itu, Timnas Indonesia berhasil meraih medali perunggu di SEA Games 2017.

Kemudian, pada akhir 2018, Simon McMenemy didaulat menggantikan Luis Milla dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia. Namun, eks juru taktik Bhayangkara FC itu hanya bertahan kurang dari satu tahun saja.

Ia diberhentikan setelah gagal total di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Timnas Indonesia berada di juru kunci tanpa meraih poin satu pun.

Dari segi gaya permainan, kedua pelatih ini memiliki filosofi bermain yang berbeda. Lantas, seperti apa perbedaannya?

Berikut 3 perbedaan gaya bermain Luis Milla dan Simon Mcmenemy saat menangani Timnas Indonesia.

3. Formasi

Luis Milla

Perbedaan gaya bermain Luis Milla dan Simon Mcmenemy langsung terlihat dari formasi yang digunakan. Luis Milla kerap kali menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan penguasaan bola. Sedangkan Simon McMenemy lebih sering menggunakan formasi 3-4-3.

2. Taktik Bermain

Simon McMenemy

Dengan formasi 4-2-3-1, Luis Milla menekankan permainan pada penguasaan bola. Dalam proses build up serangan, Timnas Indonesia di tangan Luis Milla sering melakukannya dari bagian belakang.

Luis Milla senang mengalirkan bola secara perlahan melalui gelandang hingga akhirnya ke lini depan. Sementara dari segi pertahanan, Luis Milla lebih menekankan penjagaan ketika pemain lawan telah memasuki lini pertahanan Indonesia.

Sedangkan Simon McMenemy menekankan pada permainan yang pragmatis. Timnas Indonesia menjalankan pressing ketat di area pertahanan lawan. Ketika bola berhasil didapatkan, serangan cepat akan langsung dilancarkan.

1. Pemilihan Pemain

Andik Vermansyah

Dalam aspek pemilihan pemain, Luis Milla suka mengombinasikan pemain muda dan senior. Oleh karena itu, pada skuad Asian Games 2018 terdapat banyak nama pemain muda seperti Septian David, Febri Hariyadi hingga I Putu Gede. Mereka tandem dengan pemain senior seperti Stefano Lilipaly, Andritany Ardiansyah hingga Beto Goncalves.

Sedangkan Simon McMenemy lebih suka memanggil pemain berpengalaman. Oleh karena itu, pemain kesayangan Luis Milla banyak tergeser.

Di antaranya, Febri Hariyadi yang tergantikan oleh Andik Vermansyah. Sementara I Putu Gede digantikan Ruben Sanadi.

Itulah 3 perbedaan gaya bermain Luis Milla dan Simon Mcmenemy saat menangani Timnas Indonesia.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement