Untuk diketahui, LaNyalla yang pernah menjabat sebagai Ketum Kadin Jawa Timur (Jatim) itu menandatangani pakta integritas di hadapan seluruh wakil Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI seluruh Indonesia. Pakta integritas itu ditandatangani LaNyalla dalam rangka untuk menepati janjinya melakukan perkembangan sepak bola Tanah Air jika nanti menjabat sebagai Ketum PSSI periode 2023-2027.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya siap menandatangani pakta integritas. Silahkan dibuat, dan saya siap untuk menandatanganinya," ujar LaNyalla beberapa waktu lalu.

Sementara itu, ada tiga poin isi dari pakta integritas itu sendiri yang menyatakan komitmen LaNyalla dalam pengembangan dan kemajuan sepak bola Indonesia. Pertama, sebagai calon ketua umum PSSI, dia berkomitmen memberikan dana pembinaan youth development dan kompetisi di tingkat provinsi sebesar Rp1 miliar per tahun.
Kedua, sebagai Asosiasi Provinsi berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan sepak bola yang selaras dengan program PSSI di tingkat provinsi dengan dukungan dana tersebut pada poin pertama. Ketiga, para pihak sepakat untuk menghormati dan menjalankan komitmen ini yang akan dijalankan setelah terpilihnya calon ketua umum PSSI menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
(Rivan Nasri Rachman)