Kemudian, Hamka menilai langkah yang diambil PSSI dengan menghentikan Liga 2 dan Liga 3 justru berpotensi membuat pemain dan klub terlibat konflik. Sebab, pihak klub mau tak mau harus tetap membayar gaji para pemainnya.
"Nah, itu yang menjadi permasalahan nanti. Ketika (kompetisi) distop, akhirnya pemain dan klub yang ribut," ujar Hamka.

"Umpamanya kompetisi benar-benar tidak berjalan, akhirnya antara pemain dan klub nanti dibenturkan, padahal bukan pemain dan klub yang mau berhenti," jelasnya.
Dalam menyuarakan aspirasinya agar Liga 2 tetap dilanjutkan, sejumlah perwakilan klub Liga 2 melakukan audiensi di Kantor Kemenpora pada Senin (16/1/2023). Setelah audiensi, Menpora Amali pun bakalan menemui PSSI.
(Djanti Virantika)