“Dia memiliki bakat, tetapi dia harus mengubah kepribadiannya. Dia yang paling terpengaruh karena klub membayar jumlah yang mungkin adalah untuk pemain yang lebih mapan,” lanjutnya.
“Ketika dia tidak melihat dirinya memulai, dia mengangkat hidungnya; ketika dia melihat bahwa dia bukan pemimpin tim, dia tidak mengambil langkah maju,” tambah Canizares.
Walau demikian, Felix sendiri sejatinya sudah mencatatkan 34 gol dan 18 assist dari 131 penampilan sejak bergabung dengan Atletico Madrid pada 2019. Tentunya, seperti yang dikatakan Canizares, Atletico Madrid berharap Felix bisa mengubah sikapnya ketika kembali dari Chelsea.
(Reinaldy Darius)