Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Miris Guangzhou FC, dari Klub Terkaya dan Terkuat di Asia Kini Terdegradasi ke Kasta Kedua Sepakbola China

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 28 Desember 2022 |07:38 WIB
Kisah Miris Guangzhou FC, dari Klub Terkaya dan Terkuat di Asia Kini Terdegradasi ke Kasta Kedua Sepakbola China
Guangzhou FC dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi sepakbola China. (Foto: Beinsport)
A
A
A

KISAH miris Guangzhou FC, dari klub terkaya dan terkuat di Asia kini justru terdegradasi ke kasta kedua sepakbola China akan dibahas Okezone di artikel ini. Ya, Guangzhou FC dipastikan terdegradasi dari Liga Super China usai kekalahan 1-4 dari Changchun.

Pertandingan yang dihelat di Jinjiang Sports Center, Quangzhou, China pada Selasa 27 Desember 2022 itu menjadi laga yang amat menyakitkan untuk Guangzhou FC. Sebab kekalahan dari Changchun memastikan mereka tak bisa lolos dari zona degradasi.

Seperti yang diketahui, Liga Super China 2022 sejatinya memang ingin berakhir. Namun, sebelum melawan Changchun, sejatinya Guangzhou FC masih berpeluang untuk lolos dari zona degradasi, meski memang peluangnya kecil.

Paulinho pernah bela Guangzhou FC

Namun, bukannya bangkit Guangzhou malahan terbantai oleh Changchun yang kini berada di peringkat ke-12. Dengan kekalahan 1-4 itu, Guangzhou pun tertahan di peringkat ke-17 dengan koleksi 17 poin dari tiga kemenangan, delapan imbang, dan 22 menelan kekalahan.

Tentu terdegradasinya Guangzhou FC menjadi kabar yang cukup mengejutkan. Sebab klub yang dulunya Guangzhou Evergrande itu dikenal sebagai salah satu tim terkaya dan terkuat di China, bahkan mungkin di Asia.

Bisa dikatakan selama satu dekade terakhir, Liga Super China didominasi oleh Guangzhou FC. Terakhir kali tim tersebut juara pada 2019 dan setelah itu, mereka mulai kesulitan bersaing memperebutkan gelar juara, terutama sejak 2021.

Puncaknya tentu di musim 2022 ini, Guangzhou FC cuma bisa meraih tiga kemenangan dari total 33 laga yang sudah dimainkan. Padahal dulunya tim tersebut terkenal karena berani mengeluarkan uang yang amat banyak untuk mendatangkan beberapa pemain bintang dunia ke klub mereka.

Sebut saja seperti Dario Conca pada 2011, lalu Jackson Martinez dibeli dari Atletico Madrid pada 2016, dan ada juga Paulinho yang diboyong dari Tottenham Hotspur. Paulinho juga sempat pergi dan kembali lagi pada 2019.

Nama-nama tersebut pernah menjadi bagian sejarah Guangzhou FC dalam mendominasi Liga Super China. Guangzhou FC mampu menjuarai Liga Super China sedari 2011 sampai 2017 secara beruntun.

Lalu Guangzhou FC juara lagi di Liga Super China 2019 dan menjadi runner-up di 2020. Pada 2021 sejatinya Guangzhou FC masih bersaing di papan atas, namun di 2022 klub tersebut benar-benar tampil buruk hingga menghuni zona degradasi dan kini sudah dipastikan turun kasta.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement