DOHA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir banyak diperbincangkan masuk dalam bursa calon Ketua Umum (Ketum) Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI). Mengenai itu, Erick Thohir punya pandangan tersendiri tentang sepakbola dalam Tanah Air.
Sekadar diketahui, berdasarkan berbagai hasil survei, nama mantan Presiden Inter Milan itu menjadi salah satu kandidat kuat calon Ketum PSSI. Ia digadang-gadang layak menggantikan Mochamad Iriawan sebagai Ketum PSSI pada kongres tahun depan.

“Ya survey seperti itu, persepsi dan diskusi dengan pemangku jabatan di internasional juga sangat baik, sama pemerintah baik," ucapnya kepada MNC Portal Indonesia usai main sepakbola bersama di Doha Sports Park, Doha, Qatar, Sabtu (17/12/2022) pagi waktu setempat.
“Tapi memperbaiki sepakbola itu bukan karena individu. Apa artinya seorang Erick Thohir kalau, kita tidak sama-sama melakukan perubahan besar-besaran. Tidak mungkin,” tuturnya.
“Kalau kita memang ingin melakukan perubahan besar-besaran di sepakbola, yang saya bilang bongkar habis, tanpa menyalahkan siapa pun. Semua harus bersatu dan benar-benar melakukan kebersamaan, apakah dari media, suporter, pemain, manajemen, dan tentu kita semua,” ujarnya.
Untuk itu, Erick Thohir memberi sinyal untuk mempertimbangkan wacana dirinya sebagai Ketum PSSI. “Saya akan melihat, kalau waktunya tepat, votersnya ada, ya kami boleh berpikir. Cuma kalau kita ngomong-ngomong begini votersnya tidak ada, sama saja buat apa? Karena itu pemilihnya voters,” katanya.