DIDUGA karena kurang tidur selama Piala Dunia 2022, jurnalis Amerika Serikat ini meninggal dunia. Grant Wahl meninggal dunia saat meliput pertandingan perempatfinal Piala Dunia 2022 antara Argentina dan Belanda di Stadion Lusail.
Menurut warta Brisbanetimes, sang jurnalis Amerika Serikat duduk di tribun media dalam laga tersebut. Namun ketika laga memasuki perpanjangan waktu, Wahl tiba-tiba kehilangan kesadaran dan tak bisa dibangunkan.

Wahl adalah salah satu dari dua jurnalis Amerika yang dilaporkan meliput Piala Dunia sejak dua pekan lalu. Sekadar pengingat, Wahl pernah disanksi pihak keamanan karena memakai kaos pelangi (menandakan LGBT) saat meliput pertandingan Amerika Serikat vs Wales di fase grup.
Piala Dunia ini merupakan edisi kedelapan Wahl dipercaya menjalani liputan. Pada Senin lalu, dia menulis bahwa harus dirawat di rumah sakit karena kurang tidur dan di bawah tekanan tinggi.
“Tubuh saya akhirnya hancur. Tiga minggu kurang tidur, stres tinggi, dan banyak pekerjaan dapat melakukannya untuk Anda, ”tulis Wahl.
“Apa yang tadinya flu selama 10 hari terakhir berubah menjadi sesuatu yang lebih parah pada malam pertandingan AS-Belanda, dan saya bisa merasakan dada bagian atas saya mengalami tekanan dan ketidaknyamanan,” lanjut Wahl.
“Saya tidak mengidap Covid (saya melakukan tes secara teratur di sini), tetapi saya pergi ke klinik medis di pusat media utama hari ini, dan mereka mengatakan saya mungkin menderita bronkitis. Mereka memberi saya antibiotik dan sirup obat batuk yang kuat, dan saya sudah merasa sedikit lebih baik beberapa jam kemudian. Tapi tetap saja, tidak ada yang berubah,” pungkasnya.
Wahl termasuk di antara 82 jurnalis yang dihormati oleh FIFA dan asosiasi pers olahraga internasional AIPS karena menghadiri delapan atau lebih Piala Dunia.
“Dapat dikonfirmasi kematian penulis lama olahraga sepak bola Grant Wahl. Dia meninggal hari ini di Doha, Qatar saat meliput perempatfinal Piala Dunia Argentina-Belanda. Sangat sedih mengetahui bahwa kami telah kehilangan Grant Wahl." tweet seorang reporter di akun resmi US Soccer.

“Penggemar sepak bola dan jurnalisme dengan kualitas terbaik tahu kami selalu dapat mengandalkan Grant untuk menyampaikan cerita yang mendalam dan menghibur tentang permainan kami dan protagonis utamanya,” kata pernyataan itu,” lanjutnya.
Eric Wahl, sang adik, memberikan respons terhadap kejadian ini. Dia menduga bahwa kakaknya meninggal dunia karena dibunuh.
"Kakak saya sehat, dia mengatakan kepada saya telah menerima ancaman pembunuhan, saya tidak percaya saudara saya baru saja meninggal, saya yakin dia dibunuh," katanya dalam sebuah postingan di media sosial.
(Reinaldy Darius)