Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TGIPF Curiga Ada Kekuatan Besar yang Memaksa Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar Malam Hari

Riana Rizkia , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |18:59 WIB
TGIPF Curiga Ada Kekuatan Besar yang Memaksa Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar Malam Hari
TGIPF terus mencari fakta-fakta mengenai alasan Arema FC vs Persebaya Surabaya tetap digelar malam hari. (Foto: Instagram/aremafcofficial)
A
A
A

JAKARTA - Tragedi Kanjuruhan sampai saat ini masih menimbulkan banyak tanda tanya, salah satunya adalah alasan mengapa laga Arema FC vs Persebaya Surabaya tetap digelar pada malam hari. Padahal pihak kepolisian telah meminta kepada PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) dan panitia pelaksana menggeser waktu bertanding dari pukul 20.00 WIB menjadi 15.30 WIB,

Menanggapi hal tersebut, Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Rhenald Kasali mengatakan, bahwa ada pihak yang memiliki kekuatan, dan mengatur agar pertandingan tetap digelar malam hari.

FIFA kibarkan bendera setengah tiang untuk hormati korban kerusuhan Arema vs Persebaya

"Misalnya ada surat dari Kapolres yang meminta agar dilaksanakan sore hari. Terus kemudian diminta oleh PT LIB agar dilakukan pada malam hari. Kalau memang itu ditolak, mengapa polisi dan Polres kalah, dan harus tetap dijalankan pada malam hari?" kata Rhenald di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2022).

"Jadi, kami pertanyakan mengapa ada seperti ini, ada indikasi-indikasi. Misal kenapa jadinya malam, itu juga kemungkinan besar di situ ada pihak tertentu yang punya kekuatan untuk mengatur itu tetap malam hari," sambungnya.

Namun ketika ditanya siapa pihak tersebut, Rhenald enggan membeberkannya. Menurut Akademisi Universitas Indonesia itu, khalayak sudah dapat mengiranya.

"Saya belum bisa, kita belum bisa sebutkan walaupun saudara-saudara sudah bisa menciumnya," tambah Rhenald.

Rhenald juga mengira bahwa jadwal pertandingan yang digelar malam hari dilakukan untuk mengakomodir iklan rokok.

Jokowi minta Liga 1 Dihentikan

"Kami juga mendengar ada yang mengatakan mungkin itu salah satunya mengakomodir iklan rokok yang baru mulai di jam setengah 10 malam, misal begitu," imbuhnya.

Sejauh ini TGIPF terus mencari fakta-fakta baru mengenai tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 korban jiwa. Masyarakat Indonesia, khususnya para pencinta sepakbola, tentu berharap besar perbaikan dari insiden di laga Arema vs Persebaya tersebut.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement