JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI), Ignatius Indro, menyoroti minimnya penyerang haus gol di Timnas Indonesia untuk semua kelompok umur. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah untuk PSSI dan Shin Tae-yong selaku Pelatih Timnas Indonesia U-19, U-23 hingga senior.
Ignatius pun menyinggung tim-tim Liga 1 yang memilih jasa penyerang asing. Itu membuat penyerang-penyerang lokal tidak memiliki jam terbang sehingga kualitasnya pun tidak terasah.

"Akibat tim Liga 1 memakai penyerang asing. Jadi, penyerang lokal kurang mendapatkan kesempatan mengembangkan skill-nya," ujar Ignatius kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (7/7/2022).
Dia menjelaskan, kondisi itu menjadi tantangan untuk Shin Tae-yong dalam membangun Timnas Indonesia. Lantaran, Shin Tae-yong tidak memiliki banyak pilihan penyerang.
"Shin Tae-yong agak kesulitan memilih penyerang asli Indonesia," ujar Ignatius.
Ignatius menyarankan, Shin Tae-yong tidak larut dalam persoalan tersebut. Dia meminta pelatih asal Korea Selatan itu mengerahkan para pencari bakat ke pelosok negeri untuk menemukan penyerang haus gol.