MERSEYSIDE - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyebut Mohamed Salah sempat emosi di laga Liverpool vs Benfica pada leg kedua perempatfinal Liga Champions 2021-2022. Menurut pemaparan Klopp, Salah marah karena tak dimainkan sebagai starter di laga tersebut.
Sebagai pengingat, laga yang berlangsung di Anfield, Kamis 14 April 2022 itu berakhir 3-3. Penggawa Timnas Mesir itu mengawali laga dengan duduk di bangku cadangan dan perannya digantikan Luis Diaz.
Salah baru masuk pada menit 57 untuk menggantikan Diogo Jota. Kehadirannya pun membantu The Reds mempertahankan keunggulan agregat 6-4 sehingga memastikan diri lolos semifinal.
Itu adalah kali ketiga dari 40 penampilan Salah yang memulainya dari bangku cadangan. Meski begitu, Klopp mengakui bahwa bintangnya itu benci tidak dimasukkan dalam starting XI.

Tetapi Klopp merasa perlu melakukannya demi kebaikan dirinya dan tim. Apalagi mereka akan menghadapi laga penting pada Sabtu 16 April 2022 mendatang, yakni melawan Manchester City di semifinal Piala FA 2021-2022.
“Bahkan jika Mo akan mencetak empat gol di pertandingan terakhir, dia tidak akan menjadi starter. Tidak ada cerita, hanya kebutuhan,” tegas Klopp dikutip laman Hitc, Sabtu (16/4/2022).
“Bahkan dia hanya seorang manusia dan akan ada permainan di mana dia tidak bisa memulai atau dikeluarkan dan dia membenci itu, itu jelas,” lanjutnya.
Adapun laga yang dipersiapkan nanti adalah melawan Manchester City di semifinal Piala FA di Wembley. Itu hanya berselang tiga hari dari laga Benfica.
Hal yang sama juga dialami tim asuhan Josep Guardiola. Man City juga baru saja menghadapi laga melawan Atletico Madrid pada hari yang sama.

Kedua tim dalam kondisi baik karena Man City juga lolos ke semifinal setelah memastikan menang agregat 1-0. Klopp pun berharap Liverpool memiliki performa terbaiknya.
Tentunya Salah sendiri diharapkan bisa tampil maksimal saat melawan Man City nanti. Sebab Liverpool tentu memerlukan permainan terbaik mereka jika ingin lolos ke final Piala FA 2021-2022.
(Rivan Nasri Rachman)