PERASAAN kiper Manchester United, David De Gea campur aduk setelah timnya tersingkir dari Liga Champions 2021-2022. Keadaan itu juga membuat David De Gea merasa malu, lantaran ia harus takluk dari mantan timnya, yaitu Atletico Madrid.
Sebagaimana diketahui, Manchester United harus tersingkir usai dikalahkan Atletico Madrid 0-1 di leg kedua 16 besar Liga Champions 2021-2022. Hasil itu membuat Los Rojiblancos (julukan Atletico Madrid) melaju ke perempatfinal setelah unggul agregat 2-1 atas Setan Merah.

Gagal menembus babak perempatfinal, David De Gea merasa sangat kecewa dengan hasil tersebut. Kiper asal Spanyol itu mengaku tidak bisa menggambarkan perasaannya, setelah gagal meraih hasil terbaik.
“Kami benar-benar kecewa dengan hasilnya. Sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata bagaimana perasaan kami saat ini,” ungkap David De Gea dilansir dari BBC, Rabu (16/3/2022).
“Kami tidak cukup di kedua pertandingan untuk memenangkannya. Ini adalah hari yang sangat mengecewakan bagi kami,” imbuhnya.
Meski begitu, David De Gea mengakui bahwa Atletico Madrid memiliki pengalaman lebih baik dalam memenangi pertandingan. Hal itu membuat The Red Devils (julukan Manchester United) cukup kesulitan untuk bisa menunjukan kemampuan terbaiknya.
“Mereka adalah tim dengan banyak pengalaman. Mereka tahu bagaimana memainkan pertandingan Liga Champions,” sambungnya.

David De Gea pun melihat, rekan setimnya telah berusaha maksimal. Hanya saja tampak kesulitan ketika Atletico Madrid berhasil mencetak gol melalui Renan Lodi pada menit ke-41. Kiper 31 tahun itu sedih lantaran harus mengubur mimpinya mengangkat trofi Liga Champions musim ini.
“Mereka mencetak gol, kemudian mereka seperti tim yang tangguh, sehingga sulit bagi kami membuat peluang. Kami tersingkir dari salah satu kompetisi paling penting, ini membuat kami terpukul," pungkasnya.
(Hakiki Tertiari )