SERANGAN militer Rusia terhadap Ukraina terus menjadi sorotan dunia. Tak terkecuali dari dunia olahraga, salah satunya sepakbola. Belum lama ini, Presiden Barcelona, Joan Laporta mengambil sikap tegas sebagai bentuk dukungan membela Ukraina.
Dilansir dari Marca, pria 59 tahun itu mengatakan mengutuk perbuatan keji itu. Lebih lanjut dalam laporannya, Marca menyebut bahwa Presiden Barcelona itu berdiri bersama rakyat Ukraina.

“Atas nama Barcelona, saya ingin mengungkapkan dukungan dan solidaritas saya dengan rakyat Ukraina,” ungkap Joan Laporta dilansir dari Marca, Jumat (4/3/2022).
Joan Laporta juga mengatakan, bahwa Barcelona selalu mendapat sambutan hangat dari warga Ukraina selama ini. Hal itu tidak akan pernah dilupakan oleh Barcelona untuk terus mendukung Ukraina.
"Setiap kali kami memiliki kesempatan mengunjungi Ukraina, kami memperhatikan kehangatan dan kasih sayang dari penggemar Barcelona di negara itu,” lanjutnya.
Selain itu, Laporta juga mengaku bersedia memberikan bantuan kepada warga Ukraina yang membutuhkan tempat perlindungan. Dirinya juga meminta agar perang yang terjadi di Eropa Timur itu segera dihentikan.
“Kepada mereka semua, kepada semua orang yang menderita kengerian perang yang tidak dapat dibenarkan, ketahuilah bahwa kami bersama Anda. Kami akan membantu Anda untuk menyambut warga Ukraina datang ke negara kami mencari perlindungan,” sambungnya.

“Ukraina, Barcelona mendukung Anda, mari hentikan perang!” tegasnya.
Konflik Rusia-Ukraina ini memang mendapat kecaman dari semua sektor terhadap negara Vladimir Putin. Salah satunya keputusan Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) yang memindahkan venue final Liga Champions 2021-2022 ke Prancis, dari Rusia. Selain itu, tindakan Motorsport UK melarang pembalap Rusia melintas di tanah Inggris.
(Hakiki Tertiari )