Hasil tersebut membuat kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke babak perempatfinal. Ditambah lagi, kini aturan gol tandang sudah dihapuskan sehingga Bianconeri –julukan Juventus- tak punya keunggulan sama sekali, meski berhasil menorehkan angka di kandang lawan.
Mantan entrenador Arsenal itu pun ingin The Yellow Submarine membuktikan diri bahwa mereka punya kemampuan untuk bersaing di Liga Champions. Walaupun di sisi lain, dia tak memungkiri Juventus tetap akan difavoritkan pada leg kedua nanti yang berlangsung pada 17 Maret 2022 mendatang di Allianz Stadium.

“Mereka masih favorit (di leg kedua). Tetapi kami ingin membuktikan kemampuan kami karena pintu untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka lebar,” jelas pelatih berpaspor Spanyol itu.
“Ini membuktikan kami tidak pernah puas, kami selalu ingin memberikan yang terbaik dan kami tidak membiarkan diri kami tertunduk lesu setelah kebobolan lebih awal. Kami ingin menang, menjadi kuat dan berharap banyak pada diri kami sendiri,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.