Share

5 Pelatih yang Pernah Rekrut Mantan Rekan Setimnya, Nomor 1 Paling Emosional

Hakiki Tertiari , Okezone · Kamis 03 Februari 2022 22:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 03 51 2542080 5-pelatih-yang-pernah-rekrut-mantan-rekan-setimnya-nomor-1-paling-emosional-sR8rXttxAC.jpg Cristiano Ronaldo bersama Ole Gunnar Solksjaer di Manchester United (Foto: Reuters)

SUDAH hal wajar jika pemain sepakbola melanjutkan karier dengan mengambil lisensi kepelatihan. Hal tersebut ditujukan agar para pemain yang sudah memasuki usia senja (jelang gantung sepatu) tetap bisa berkarier, meski hanya dari pinggir lapangan dengan menjadi pelatih.

Di era sekarang ini, tak sedikit pula legenda sepakbola yang memilih jalan itu. Tanpa disadari, seorang pelatih itu ternyata merekrut pesepakbola yang sebelumnya pernah satu tim dengannya saat aktif sebagai pemain.

Banyak alasan dan pertimbangan, mengapa pelatih tersebut merekrut rekan setimnya dulu. Bisa jadi keakraban serta kehangatan di dalam ruang ganti ketika bermain bersama, jmenadi dua hal alasan utamanya. Lantas siapa pelatih yang turut merekrut mantan rekan setimnya itu?

Berikut 5 pelatih yang pernah rekrut mantan rekan setimnya:

5. Thiery Henry dan Cesc Fabregas (AS Monaco)

Thiery Henry dan Cesc Fabregas

Baik Thiery Henry maupun Cesc Fabregas, sama-sama pernah membela Arsenal. Thiery Henry lebih dulu berada di Arsenal (1999-2007). Kemudian menyusul Cesc Fabregas (2003-2011).

Setelah bekerja sama di Arsenal, mereka kembali reuni di AS Monaco. Ketika itu Thiery Henry menjabat sebagai pelatih kepala Les Rouge et Blancs -julukan AS Monaco- pada Oktober 2018.

Tiga bulan kemudian atau pada Januari 2019, Cesc Fabregas dibeli oleh AS Monaco. Sayangnya, reuni itu tidak berlangsung lama. Sebab, 13 hari setelah Cesc Fabregas bergabung, Thiery Henry dipecat.

4. Frank Lampard dan Ashley Cole (Derby County)

Ashely Cole dan Frank Lampard

Secara usia, Frank Lampard dan Ashley Cole tidak jauh berbeda yang mana hanya terpaut dua tahun. Namun, keduanya sempat bekerja sama sebagai pelatih (Frank Lampard) dan pemain (Ashley Cole).

Awalnya, mereka bekerja sama sebagai pemain saat membela Chelsea. Frank Lampard lebih dulu bergabung ke Chelsea pada 2001-2014. Berselang lima tahun kemudian, tepatnya pada 2006-Ashley Cole turut membelot ke Chelsea dari rival sekotanya, Arsenal.

Di musim 2009-2010 keduanya mengantarkan Chelsea juara Liga Inggris. Dua tahun kemudian, giliran trofi Liga Champions disabet Frank Lampard dan Ashley Cole untuk Chelsea. Di 2019 lalu, keduanya kembali satu tim. Hanya saja, Frank Lampard menjabat sebagai pelatih, Ashley Cole masih berstatus pemain Derby County.

3. Xavi Hernandez dan Dani Alves (Barcelona)

Dani Alves dan Zavi Hernandez di Barcelona

Xavi Hernandez dan Dani Alves pernah mencicipi dua kali gelar treble bersama Barcelona ketika berstatus pemain. Pertama di era kepelatihan Josep Guardiola (2008-2009) dan Luis Enrique (2014-2015).

Tujuh tahun kemudian dari raihan treble itu (2015), keduanya kembali membela Barcelona. Bedanya, Xavi kini dipercaya sebagai pelatih kepala Blaugrana -julukan Barcelona- sementara Daniel Alves baru saja kembali ke Spanyol musim ini.

2. Steven Gerrard dan Philippe Coutinho (Aston Villa)

Steven Gerrard dan Coutinho

Berseragam Liverpool bersama di era 2013-2015, Steven Gerrard dan Philippe Coutinho sayangnya belum pernah mencicipi gelar juara bersama. Keduanya hanya bermain dua tahun sebelum akhirnya Steven Gerrard memutuskan hengkang ke LA Galaxy dan menjadi pelatih.

Keduanya pun dipertemukan kembali tahun ini. Bukan di Liverpool, melainkan di Aston Villa. Steven Gerrard lebih dulu menukangi Aston Villa. Sementara itu, Phillipe Coutinho baru saja berlabuh dengan status pinjaman dari Barcelona.

1. Ole Gunnar Solskjaer dan Cristiano Ronaldo (Manchester United)

Ole Gunnar Solksjaer dan Cristiano Ronaldo

Pertemuan antara Ole Gunnar Solskjaer dan Cristiano Ronaldo menjadi yang paling emosional. Sebab, keduanya dipertemukan kembali di klub penuh sejarah Manchester United.

Dalam rentang 2003-2007, keduanya bermain bersama sebagai pemain Manchester United dan memberikan trofi Liga Inggris 2006-2007 bagi publik Old Trafford.

Kembali, di tahun 2021 lalu, Cristiano Ronaldo datang ke Manchester United. Hal itu jadi reuni yang paling dinanti publik Manchester. Hanya saja, keduanya harus bercerai, mengingat Ole Gunnar Solskjaer dipecat pada November 2021.

Kini Cristiano Ronaldo ditangani pelatih Manchester United lainnya, Ralf Rangnick. Selama ditangani Ralf Rangnick, performa Cristiano Ronaldo tak setajam saat dibesut Solskjaer.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini