Share

Media Malaysia Ngamuk Lihat Kebangkitan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Sampai Dibawa-bawa!

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 29 Januari 2022 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 51 2539628 media-malaysia-ngamuk-lihat-kebangkitan-timnas-indonesia-shin-tae-yong-sampai-dibawa-bawa-hodEXSyOoQ.jpg Media Malaysia ngamuk lihat kebangkitan Timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)

SEJUMLAH media Malaysia seperti Semuanyabola dan Makan Bola, mulai panas dengan kebangkitan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong. Mereka iri dengan sederet gebrakan yang dibuat Shin Tae-yong bersama skuad Garuda.

Kemarin, Semuanyabola membuat artikel yang seakan menyerang Federasi Sepakbola Malaysia (FAM). Mereka menyebut ketika Harimau Malaya –julukan Timnas Malaysia– tertidur nyenyak efek absen di FIFA Matchday Januari 2022, Timnas Indonesia justru menggilas Timor Leste 4-1.

Timnas Indonesia

“Saat Harimau Malaya Tidur Nyenyak, Sang Garuda Kekenyangan Ratakan Timor Leste,” tulis Semuanyabola dalam judul artikel yang mereka buat.

“Timnas Malaysia tak memiliki kegiatan selama FIFA Matchday 24 Januari hingga 1 Februari. Awal bulan ini, FAM mengaku kesulitan mengatur pertandingan persahabatan karena kendala waktu dan tanggal, mengingat klub-klub sedang bersiap menyambut musim baru,” lanjut laporan Semuanyabola.

FAM tengah disibukkan dengan agenda investigasi yang mereka lakukan. Federasi Sepakbola Malaysia itu membentuk tim investigasi independen untuk mencari tahu bobroknya performa Timnas Malaysia di Piala AFF 2020.

Sejauh ini, hasil investigasi belum berjalan maksimal. Sebab, pelatih Malaysia di Piala AFF 2020 yang sudah mengundurkan diri, Tan Cheng Hoe, menolak diwawancarai tim investigasi tersebut.

Kemudian Makan Bola seakan panas dengan geliat proyek naturalisasi yang dijalankan PSSI. Mereka menulis Shin Tae-yong kecewa karena proses naturalisasi empat pemain keturunan, yakni Sandy Walsh, Jordi Amat, Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen berjalan lambat.

Shin Tae-yong

“Juru latih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kecewa kepada PSSI dan pemerintah yang masih menangguhkan proses untuk menyelesaikan masalah pemain keturunan,” tulis media Malaysia, Makan Bola.

“Shin Tae-yong menjelaskan dokumen yang diperlukan untuk proses naturalisasi pemain keturunan sudah lengkap. Namun, belum ada keputusan dari PSSI sejak dua bulan lalu,” lanjut media tersebut.

Sejatinya, proses naturalisasi tak berjalan lambat. Terbukti, dokumen Jordi Amat dan Sandy Walsh telah lengkap dan sudah berada di Kemenpora. Dalam waktu dekat, Jordi Amat dan Sandy Walsh bisa diambil sumpahnya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Bagaimana dengan Ragnar Oratmangoen dan Mees Hilgers? Agen dua pemain tersebut baru mengirimkan dokumen naturalisasi ke PSSI awal Februari 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini