Atalanta Tersisih dari Liga Champions, Gasperini: Kami Memulai dengan Buruk

Antara, Jurnalis · Jum'at 10 Desember 2021 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 10 261 2515149 atalanta-tersisih-dari-liga-champions-gasperini-kami-memulai-dengan-buruk-hgtjuFHaGL.jpg Laga Atalanta vs Villarreal di Liga Champions 2021-2022. (Foto: Reuters)

BERGAMO – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, mengomentari hasil laga kontra Villarreal di matchday keenam alias terakhir Grup F Liga Champions 2021-2022. Harus tersisih dari Liga Champions usai kalah dalam laga tersebut, Gasperini mengaku punya banyak penyesalan.

Sebagaimana diketahui, Atalanta kalah dari Villarreal dengan skor 2-3 pada pertandingan terakhir Grup F. Laga itu digelar di Stadion Atleti Azzuri d'Italia, Bergamo, Jumat (10/12/2021) dini hari WIB.

Laga Atalanta vs Villarreal di Liga Champions 2021-2022. Foto: Reuters

"Kami meninggalkan Liga Champions dengan banyak penyesalan," ujar Gian Piero Gasperini dikutip dari football-italia, Jumat (10/12/2021).

Gasperini mengatakan Atalanta biasanya dapat memberikan permainan yang terbaik pada pertandingan seperti itu. Namun, mereka memulainya dengan buruk dan sulit untuk mengejar ketertinggalan pada level tersebut.

BACA JUGA: Gian Piero Gasperini: Atalanta Tersisih dari Liga Champions 2021-2022 dengan Penyesalan

Pelatih asal Italia itu juga menuturkan perlahan-lahan Atalanta kembali ke permainan terbaik mereka seiring berjalannya waktu, namun itu sudah terlambat.

BACA JUGA: Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Villarreal Jadi Termotivasi Tampil Apik di Liga Spanyol

Menurut dia, andai tendangan Luis Muriel tidak membentur tiang dan masuk serta mengubah skor menjadi 3-3, itu akan memberikan kesempatan untuk Atalanta mengubah keadaan mereka. Gasperini juga mengakui dalam 90 menit, La Dea tidak bermain seperti biasanya.

"Kami biasanya berhasil memberikan yang terbaik dalam permainan seperti ini, tetapi sebaliknya, kami baru saja memulai dengan buruk dan menjadi sulit ketika Anda tertinggal di level ini," ungkap Gasperini.

"Kami mendapat sensasi seiring berjalannya waktu bahwa kami bisa kembali masuk dalam permainan, tetapi itu sudah terlambat. Ketika (tendangan) membentur tiang, jika itu masuk menjadi 3-3, itu akan memberi kami kesempatan untuk mengubah keadaan. Juga benar bahwa dalam 90 menit kami tidak bisa bermain seperti yang kami bisa," sambungnya.

Atalanta harus mengakui keunggulan Villarreal dengan skor 2-3 pada pertandingan terakhir Grup F Liga Champions dan membuat mereka finis dengan raihan 6 poin dari enam pertandingan.

Kekalahan ini juga membuat Atalanta berada di posisi ketiga di klasemen akhir Grup F Liga Champions dan mereka harus puas tampil di babak gugur Liga Eropa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini