DERETAN klub sepak bola yang menolak Martunis anak angkat Cristiano Ronaldo tidaklah sedikit. Tak ayal, karier sepakbola tak berjalan panjang.
Kisah Martunis untuk bisa menjadi anak angkat Ronaldo sendiri berawal dari dirinya yang sedang bermain bola bersama teman-teman. Hal itu dilakukannya tepat di hari terjadinya gempa dan tsunami yang melanda wilayah tempat tinggal Martunis di Aceh pada 26 Desember 2004.

(Martunis bersama Cristiano Ronaldo)
Martunis berusaha menyelamatkan diri bersama keluarganya dengan menumpang mobil pick up tetangganya. Namun, upaya Martunis tidak berbuah manis karema mobil pick up tersebut tergulung ombak tsunami.
BACA JUGA: Martunis Anak Angkat Cristiano Ronaldo Ungkap Sebab Kegagalannya di Eropa
Hanya Martunis, yang berumur tujuh tahun, yang selamat dari mobil pick up tersebut. Martunis terombang-ambing di laut selama 21 hari. Dia pun selamat setelah penduduk menemukannya pada 15 Januari 2005.
Saat ditemukan, Martunis memakai jersey Tim Nasional (Timnas) Portugal bernomor punggung 10 milik Rui Costa. Hal itu mengundang perhatian dari dunia sepakbola, terutama para pesepakbola bintang.
Cristiano Ronaldo, yang saat itu tengah menjalani periode pertama di Man United, pun datang ke Aceh untuk bertemu Martunis. Dia langsung mengangkat Martunis sebagai anaknya. Martunis pun senggap
Sontak sosok Martunis jadi sorotan. Apalagi, dia sempat mencoba berkarier di dunia sepakbola, seperti sang ayah angkat. Namun, tak semuanya menyambutnya dengan gembira. Ada beberapa klub yang bahkan menolak Martunis. Siapa saja? Berikut daftarnya.
3. PS TNI
Salah satu tim dalam daftar ini adalah PS TNI. Klub asal Indonesia ini kini berubah nama menjadi Persikabo 1973. Usai gagal di Eropa, Martunis mencoba berkarier di Indonesia. Dia pun mengikuti selesksi di PS TNI pada 2017.

(Martunis)
Namun, Martunis gagal menunjukkan kinerja maksimal. Sebab, dia terkendala oleh cedera lutut sehingga akhirnya memutuskan pulang ke kampung halamannya.
2. Persiraja Banda Aceh
Selanjutnya, ada nama Persiraja Banda Aceh. Klub yang satu ini berasal dari tanah kelahiran Martunis, yakni Aceh.

(Martunis kala bersama Ronaldo)
Dia bergabung ke Persiraja sebelum mengikuti seleksi di PS TNI atau tepatnya pada 2016. Namun, kariernya tak berjalan lama karena Martunis yang belum bekerja terlalu apik kala itu. Sang pelatih kala itu, Akhyar Ilyas, menyebut masih ada kekurangan dalam permainan Martunis.
1. Sporting Lisbon
Di urutan teratas, ada Sporting Lisbon. Klub yang berasal dari negara kelahiran Ronaldo, yakni Portugal, tersebut menolak Martunis untuk bermain di klubnya.

Sejatinya, Spoting Lisbon sempat mengontrak Martunis selama semusim, tepatnya pada 2015. Semua tentunya berkat sosok Cristiano Ronaldo. Dia bergabung ke akademi sepakbola klub pertama Cristiano Ronaldo, Sporting Lisbon.
Sayangnya, Martunis gagal berkarier di Eropa. Martunis hanya semusim menimba ilmu di Sporting Lisbon. Dia menghadapi sejumlah kendala di sana, seperti cuaca hingga bahasa.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.