Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pesepakbola Mualaf yang Tekun Beribadah, Nomor 2 Selalu Umrah Setiap Tahun

Ramdani Bur , Jurnalis-Minggu, 05 September 2021 |21:35 WIB
5 Pesepakbola Mualaf yang Tekun Beribadah, Nomor 2 Selalu Umrah Setiap Tahun
Paul Pogba membela Manchester United saat ini. (Foto: Reuters)
A
A
A

KEPUTUSAN besar diambil sejumlah pesepakbola top dunia, utamanya soal agama. Beberapa nama besar memutuskan menjadi mualaf atau memilih memeluk agama Islam.

Setelah menjadi mualaf, beberapa pesepakbola top dunia ini pun rajin beribadah. Bukan hanya rajin menjalani salat lima waktu, ada juga pesepakbola mualaf yang rutin melaksanakan ibadah umrah setiap tahunnya.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola yang Kariernya Rusak Setelah Gabung Real Madrid, Nomor 1 Peraih Ballon dOr

Penasaran siapa saja pesepakbola tersebut? Berikut 5 pesepakbola mualaf yang tekun beribadah.

BACA JUGA: 5 Rekrutan Terbaik Liverpool Selama Era Jurgen Klopp, Nomor 1 Baru Sembuh dari Cedera

5. Franck Ribery

Salah saatu pesepakbola mualaf yang tekun beribadah ialah Franck Ribery. Dia diketahui menjadi muala pada 2002, atau empat tahun sebelum namanya bersinar (nama Ribery menjulang di Piala Dunia 2006).

Franck Ribery

Ribery memutuskan menjadi mualaf setelah menikahi perempuan cantik asal Aljazair, Wahiba Belhami, pada 2002. Sejak saat itu, ketenangan dalam hidup dialami Franck Ribery. Dia pun menjadi sosok yang tekun beribadah.

“Saya pikir, saya menjadi lebih kuat secara mental dan fisik (setelah menjadi mualaf). Agama tidak mengubah kepribadian saya atau persepsi saya tentang dunia. Saya berdoa (salat) lima kali sehari, saya melakukannya karena saya merasa lebih baik setelahnya,” kata Ribery mengutip dari Sportszion.

4. Emmanuel Adebayor

Berikutnya, ada nama Emmanuel Adebayor. Nama Emmanuel Adebayor mungkin tak asing di telima fans Arsenal karena dia sempat menjadi juru gedor dalam kurun waktu 2006-2009.

Manuel Adebayor

Adebayor juga memutuskan menjadi mualaf. Keputusan itu tepatnya diambil pada 2015 saat usianya menginjak 31 tahun. Saat itu, Adebayor memutuskan menjadi setelah ia mengalami masalah di dalam keluarganya.

Setelah memeluk agama Islam, Adebayor mengaku hidupnya menjadi tenang. Karena itu, tak heran, setelah memutuskan menjadi mualaf, Adebayor memilih melanjutkan karier di Liga Turki, yang mana mayoritas warganya beragama Islam.

Sejak memeluk agama Islam, Adebayor tak pernah melewatkan salat lima waktu yang notabene kewajiban bagi seorang Muslim.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement