Tak Kena Hukuman, Ini Trik 30 Suporter Indonesia Bisa Dukung Langsung Asnawi Mangkualam Berlaga di K-League

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 51 2444306 tak-kena-hukuman-ini-trik-30-suporter-indonesia-bisa-dukung-langsung-asnawi-mangkualam-berlaga-di-k-league-2ClKg1VCfF.jpg Asnawi Mangkualam menjadi andalan Ansan Grreners di sektor kanan. (Foto/K-League)

SEOUL – Sejumlah supporter Indonesia melakukan aksi terbilang nekat untuk mendukung Asnawi Mangkualam berlaga di Liga Korea Selatan (K-League). Meski demikian, mereka tak mendapat hukuman dari otoritas setempat.

Para supporter tersebut datang saat klub yang dibela Asnawi, Ansan Greeners bertandang ke markas Busan IPark. Laga berlangsung di Stadion Gudeok pada Sabtu, 17 Juli 2021 lalu.

Foto/Sports-G

Kedatangan mereka di stadion mendapat sorotan hingga menjadi viral di media sosial. Beberapa klip memperlihatkan suporter Indonesia bisa lolos dan menonton langsung pertandingan.

Baca juga: Tampil Gemilang Bersama Ansan Greeners, Asnawi Mangkualam Dipuji Mirip Philipp Lahm

Media Korea Selatan, Sports-G, melaporkan ada 30 Suporter Indonesia yang hadir saat itu. Salah satu suporter sempat mengibarkan bendera Indonesia dan berfoto bersama. Hal itu menjadi kontroversi.

Baca juga: Asnawi Mangkualam Jadi Duta Kehormatan Pariwisata Korea

Pasalnya, K-League memiliki aturan ketat yang melarang suporter tim tamu datang ke stadion demi meminimalisasi penyebaran Covid-19. Jika atuan ini dilanggar, maka pihak tim yang bersangkutan bisa mendapat sanksi.

Namun para suporter Indonesia sudah menyiapkan semuanya dengan matang. Mereka datang untuk mendukung Asnawi yang kebetulan bermain di tim tamu, Ansan Greeners, jadi bukan datang untuk menjadi suporter klub. Dengan begitu, otoritas K-League tidak bisa menjadikan kehadiran suporter Indonesia sebagai bukti dukungan terhadap Ansan, karena mereka mendukung Asnawi.

Selama pertandingan, mereka juga mendapat pengawasan terus menerus, mereka sama sekali tidak terpancing untuk meneriakkan yel-yel kepada tim Ansan. Sebaliknya mereka bersikap murni penonton umum. Mereka ikut memberikan sorak dan tepuk tangan jika tim Busan mendapat peluang gol, begitu pula saat tim Ansan mendapat peluang. Karena dalam aturan K-League, teriakkan atau yel-yel kepada tim tamu bisa dijadikan barang bukti.

Foto/K-League

Di jeda babak, suporter Indonesia sempat mengibarkan bendera dan berfoto bersama, namun mereka ditegur oleh petugas. Mereka lalu menurunkannya dan meminta agar bendera Indonesia tidak disita.

Selama jalannya pertandingan, para suporter patuh dengan terus menggunakan masker dan tidak melanggar protokol kesehatan sedikitpun. Dengan fakta-fakta tersebut, petugas pengawas dan keamanan stadion tidak bisa melaporkan kejadian itu dan memimnta K-League untuk menghukum Ansan Greeners karena kehadiran suporternya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini