"Saya membawa Hugo ke klinik spesialis untuk menjalani perawatan. Saya waktu itu bekerja sebagai tukang bersih-bersih, berpenghasilan hanya £400 (Rp6,8 juta) sebulan dan harus mencari pinjaman," kata Dolores seperti dilansir dari Goal, Kamis (1/4/2021).
"Cristiano saat itu berusia 16 tahun. Ia berpenghasilan lebih dan membiayai perawatan kakaknya. Tidak diragukan lagi, uangnya menyelamatkan Hugo,” lanjutnya.

"Segalanya mungkin akan jauh berbeda jika Cristiano bukan seorang pesepakbola,” ujarnya lagi.
Meski telah menjadi salah satu pesepakbola terbaik dunia saat ini, kehidupan Cristiano Ronaldo ketika remaja memang tidak terlepas dari kesulitan. Sang Ayah bahkan diketahui meninggal dunia karena gagal hati lantaran kecanduan minuman keras.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.