Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Edurne Garcia, Tunangan De Gea yang Jago Nyanyi

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Rabu, 09 Desember 2020 |17:50 WIB
Edurne Garcia, Tunangan De Gea yang Jago <i>Nyanyi</i>
David De Gea dan Edurne Garcia. (Foto/Instagram Edurne Garcia)
A
A
A

DAVID De Gea dianggap takut terluka saat Manchester United dikalahkan RB Leipzig di laga terakhir Grup H Liga Champions 2020-2021. Terlepas permainannya yang dianggap yang kurang maksimal, De Gea memiliki tunangan yang berprofesi sebagai penyanyi, Edurne Garcia.

Hubungan De Gea dan Edurne sudah terjalin sejak 2010. Saat itu, De Gea masih membela Atletico Madrid dan Edurne merupakan fans setia Los Rojiblancos—julukan Atletico Madrid.

Foto/Instagram

Hubungan mereka pun berlanjut meski De Gea pindah ke Man United. Keduanya kemudian bertunangan pada 24 Juni 2019. Saat tiu Edurne berusia lima tahun lebih tua dari De Gea.

Baca juga: Sisi Liar Wanda Nara, WAGs PSG Pose Bareng Kuda

Edurne yang berbrofesi sebagai penyanyi, memiliki pengikut di Instagram sebanyak 1,5 juta. Ia kerap mengungah foto-fotonya bersama sang kekasih. Tak jarang ia mengunggah aktivitasnya sedang bernyanyi.

Sementara itu, legenda Man United, Paul Scholes kesal dengan penampilan David De Gea yang dianggapnya takut terluka. Eks gelandang Man United itu bahkan mencap perbuatan De Gea sebagai “kriminal”.

Pernyataan Scholes keluar setelah Man United gagal ke babak-16 besar Liga Champions 2020-2021 usai dikalahkan wakil Jerman, RB Leipzig pada laga terakhir Grup H. Skuad Ole Gunnar Solskjaer kalah dengan skor 3-2.

Angelino membuka membawa tuan rumah memimpin lewat gol cepat saat laga baru berjalan dua menit. Gawang Setan Merah kembali jebol pada menit ke-13 oleh Amadou Haidara.

Man United makin menderita setelah Christopher Nkunku memberikan umpan ke tengah kotak penalti. Bola sebenarnya bisa disapu oleh Harry Maguire, namun sang kapten tim justru membiarkan si kulit bundar bergerak di wilayah pertahanannya.

Foto/Reuters

Maguire terlihat ingin membiarkan bola itu ditangkap oleh De Gea. Nahasnya, Justin Kluivert datang menyerobot dan mencungkil bola sebelum sempat diamankan De Gea. Papan skor berubah menjadi 3-0.

"Dia mengotori laga itu, bukan?" Kata Scholes kepada BT Sport mengutip Metro, Rabu (9/12/2020).

“Pada dasarnya dia takut menyakiti dirinya sendiri. Seharusnya tidak melewati kotak.”

“Maguire terlihat kaku, tetapi De Gea sebagai penjaga gawang harus keluar dan membuat menghalau bola sebisanya. Ya, Anda mungkin terluka tetapi dia membalikkan punggungnya. Itu criminal," tuturnya.

Man United baru bisa mendapatkan gol di menit ke-80 lewat penalti Bruno Fernandes. Setan Merah menambah gol lewat sundulan Paul Pogba. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. Leipzig menang dengan skor 3-2.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement