LIVERPOOL – Eks penggawa Liverpool, Dejan Lovren, memberikan pembelaan atas hasil buruk yang baru saja diraih mantan timnya di ajang Liga Inggris 2020-2021. The Reds -julukan Liverpool- dipermalukan 2-7 saat bertamu ke markas Aston Villa, akhir pekan kemarin.
Hasil negatif ini membuat Liverpool tertahan di peringkat kelima dengan koleksi sembilan poin. Mohamed Salah dan kolega meraih tiga kemenangan dan satu kekalahan dari empat laga yang sudah dimainkan.
Never blame one or two players for a defeat. There is 11 players on the pitch who work as a TEAM, sometimes there are good and bad days, tomorrow is a new day. Move on! 💪🏻
— Dejan lovren (@Dejan06Lovren) October 4, 2020
Kekalahan memalukan ini membuat Virgil van Dijk dan kolega mendapat penilaian mirin dari para fans mereka. Tak sedikit bahkan penggemar yang mengungkapkan kekecewaan mereka lewat akun media sosial mereka masing-masing.
Lovren yang mengetahui hal itu langsung memberikan pembelaan untuk mantan timnya. Ia meminta para fans Liverpool untuk tidak berlebihan mengkritik tim yang mereka dukung tersebut.
Baca juga: Bantai Liverpool, Pelatih Aston Villa: Kami Akan Nikmati Kemenangan Ini
"Kalian para fans Liverpool tidak memahami apa itu sepakbola profesional," tulis Lovren dalam akun Twittter pribadinya, dilansir pada Selasa (6/10/2020).
Lebih lanjut, Lovren menilai para fans Liverpool itu terlalu berlebihan mengkritik skuat The Reds. Ia menilai bahwa jika merasa paling benar, lebih baik mereka bermain gim FIFA saja.
"Kalian lebih baik main FIFA dan silakan adili pemain di situ,” lanjut pemain bertahan asal Kroasia tersebut.
"Kalian (Fans Liverpool) adalah contoh buruk menjadi pendukung sebuah klub besar. Lebih baik kalian mendukung klub lain saja,” sambungnya.
Sekadar diketahui, kekalahan telak 2-7 yang didapat Liverpool saat menghadapi Aston Villa seakan mengulang mimpi buruk mereka sejak 57 tahun silam. Pada 1963 tim Merseyside pernah kalah dengan skor serupa saat menghadapi Tottenham Hotspur di ajang Liga Inggris.
Tidak sampai di situ, sumber yang sama juga menyebut Liverpool mencatatkan kekalahan terburuk kedua sejak Liga Inggris berganti format pada musim 1992-1993. Kekalahan terburuk pertama Liverpool terjadi ketika takluk 1-6 dari Stoke City di Stadion Anfield.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.