5 Pemain yang Rusak Kariernya Setelah Gabung Manchester United

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 45 2283564 5-pemain-yang-rusak-kariernya-setelah-gabung-manchester-united-M9KLrQBBLP.jpg Alexis Sanchez. (Foto: Instagram/@alexis_officia1)

IMPIAN mengukir karier dengan klub elite pasti dimiliki setiap pesepakbola di dunia. Tak heran, mereka pun tanpa banyak berpikir langsung menerima penawaran dari klub besar saat meliriknya.

Klub-klub seperti Manchester United pun kerap kali menjadi tujuan dari para pesepakbola untuk mengepakkan karier lebih besar lagi. Sebab, Man United sendiri telah berhasil membuktikan diri telah menjadi klub besar dan juga kuat di berbagai kompetisi.

Sayangnya, harapan mengukir karier manis tak sepenuhnya bisa diwujudkan oleh para pemain saat bergabung ke sana. Ada beberapa nama yang justru kariernya menjadi hancur setelah berlabuh ke Man United. Sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, Jumat (25/9/2020), berikut lima pemain yang rusak kariernya setelah gabung Man United.

5. Alan Smith

Di urutan kelima, ada nama Alan Smith. Dia adalah salah satu pemimpin yang hebat di Leeds United. Aksi apiknya bersama klub tersebut membuat Man United terpincut untuk meminangnya. Dalam transfer yang kontroversial, ia pindah ke ManUnited usai Leeds terdegradasi.

Alan Smith

Meskipun Smith bermain 93 kali untuk Man United, dia tidak pernah benar-benar mendapat kembali bentuk yang ditunjukkan bersama Leeds. Dibuat menjadi gelandang oleh Sir Alex Ferguson dari seorang striker, Smith kemudian dipindahkan ke Newcastle United di mana dia mengalami periode yang mengecewakan. Sang pemain akhirnya mengakhiri kariernya di Notts County.

4. Kelberson

Selanjutnya, ada nama Kleberson. Ia disebut-sebut sebagai salah satu alasan utama mengapa Brasil menjuarai Piala Dunia 2002. Dengan aksi apiknya, Man United pun langsung terjun untuk mendapatkan tanda tangan Kleberson.

Kalberson

Sayangnya, karier Kleberson bersama Man United menemukan banyak hambatan. Penampilannya kerap kali terhambat oleh cedera dan pada akhirnya membuat sang gelandang hanya bermain selama 20 kali untuk klub. Dia tidak pernah berhasil beradaptasi di lingkungan barunya.

Kleberson pun akhirnya dijual ke Besiktas di mana dia menghadapi kondisi horor lain. Dia kembali ke Brasil sebelum mengakhiri kariernya dengan Strikers Fort Lauderdale.

3. Paul Pogba

Nasib serupa juga dialami oleh Paul Pogba. Ia merupakan seorang gelandang penuh potensi sehingga dianggap sebagai salah satu terbaik. Kemampuan passing dan menembak membuatnya menjadi alasan yang membuatnya menjadi yang terbaik.

Paul Pogba

Tetapi, mantra keduanya ternyata tak pernah terlihat di Man United. Dia justru terlihat lebih banyak di posisi terendah daripada tertinggi selama bermain bersama Setan Merah -julukan Man United.  Dalam 109 pertandingan, Pogba hanya mencetak 25 gol untuk Man United.

2. Juan Sebastian Veron

Kemudian, ada nama Juan Sebastian Veron. Ia tiba di Stadion Old Trafford dengan reputasi sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Sir Alex Ferguson menginginkan kualitas kelas atas dan kreativitas di lini tengah untuk menjadikan Man United kekuatan yang diperhitungkan sekali lagi di level Eropa.

Juan Sebastian Veron

Veron pun datang dengan status transfer termahal di Inggris pada periode itu. Dia tampil 82 kali untuk klub dan menunjukkan sekilas mengapa dinilai begitu tinggi oleh Sir Alex Ferguson. Tetapi selanjutnya, dia tidak pernah terbiasa dengan kecepatan Liga Inggris.

Ia pun akhirnya hijrah dari Man United. Meskipun mendapat beberapa trofi saat kembali ke Italia setelah gagal di Chelsea, Veron tidak pernah menjadi pemukul dunia yang sama lagi dan akhirnya mengemasi tasnya untuk pulang ke Argentina di mana semuanya dimulai.

1. Alexis Sanchez

Terakhir, ada nama Alexis Sanchez. Man United pasti berpikir bahwa mendarat di Sanchez yang luar biasa di Arsenal adalah hal besar. Sayangnya semua pandangan itu salah. Sanchez malah tampak mencapai titik gelap yang tak berujung di Man United.

Alexis Sanchez

Dia mungkin datang dengan kesepakatan pertukaran, tetapi Man United membayarnya dengan gaji yang sangat besar. Mereka membayar 59,3 juta pondsterling sebagai upah kepada pemain asal Cile itu. Dengan harga tersebut, ia hanya bisa mencetak tiga gol di Liga Inggris.

Sanchez, yang kini secara permanen pindah ke Inter Milan setelah masa peminjaman, mencoba menemukan kembali sihirnya di Italia. Tetapi sangat jelas, Sanchez bukan lagi pemain yang sama.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini