MUNICH – Penghargaan individu Ballon dOr untuk edisi 2020 ditiadakan. Pihak penyelenggara, majalah France Football, menjadikan pandemi Covid-19 sebagai alasan. Keputusan itu langsung diprotes oleh CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge.
Seperti diketahui, Ballon dOr merupakan penghargaan individu bagi pesepakbola terbaik di dunia versi France Football. Untuk pertama kalinya sejak 1955, penghargaan berbentuk bola emas itu ditiadakan dengan alasan pandemi Covid-19 yang menyebabkan penilaian jadi kurang adil.
Alasan kurang adil itu pula yang diungkapkan Karl-Heinz Rummenige. Menurut pria asal Jerman itu, keputusan meniadakan anugerah Ballon dOr 2020 tidak sepenuhnya adil. Ia merasa, striker Bayern Munich, Robert Lewandowski berpeluang besar menjadi pemenang.
Baca juga: 5 Pemain yang Bersedih karena Ballon dOr 2020 Batal Diselenggarakan

“Saya yakin Robert Lewandowski menjalani musim yang fantastis dan dia menampilkan mungkin performa terbaiknya sepanjang karier. Sayangnya, France Football membatalkan Ballon dOr, sesuatu yang tidak membuat kami senang,” tutur Karl-Heinz Rummenigge, dikutip dari Goal, Selasa (28/7/2020).
“Pada akhirnya, itu tidak terlalu adil. Bukan hanya untuk Bayern, tetapi juga Lewandowski, yang mungkin saja akan menang. Saya yakin sangat penting untuk memberikan penghargaan terhadap pesepakbola terbaik di dunia. Robert mungkin saja memenangi gelar itu untuk pertama kalinya,” imbuh pria berusia 64 tahun itu.
Kinerja Robert Lewandowski sepanjang 2019-2020 memang terbilang apik. Striker berkebangsaan Polandia itu sukses mengemas 51 gol di semua kompetisi. Gelontoran golnya mampu mengantarkan Bayern Munich meraih gelar dobel, juara Bundesliga Jerman dan DFB Pokal 2019-2020.